Apakah Anda akan menghapus komentar ini?
Apakah Anda akan menghapus komentar ini?
#4
Serangan Pertama
Bagikan Chapter
[1] "Tidak, tidak, tidak. Ini tidak benar, Alderts.
[2] "Wanita itu terluka karena tentara kita."
[3] Kamu akan mempermalukan pasukan kita di mata gubernur!
[4] Bukankah kita sudah sepakat ini menjadi wilayah kekuasaanku?
[5] Kamu baru sampai, tapi sudah begitu berhasrat, Alderts.
[6] "Ya, ya. Saya akan pergi. Bersenang-senanglah!"
[7] "Sekarang aku dijadikan tawanan?"
[8] "Orang belanda gila!"
[9] "Mau menjadikanku gundik? Lebih baik aku menjadi mayat."
[10] "Apa yang kamu lakukan?"
[11] "Kamu mau menjadikanku gundik? Mati saja kamu!"
[12] "Hentikan!"
[13] Aku tidak akan berhenti sebelum kalian mati!
[2] "Wanita itu terluka karena tentara kita."
[3] Kamu akan mempermalukan pasukan kita di mata gubernur!
[4] Bukankah kita sudah sepakat ini menjadi wilayah kekuasaanku?
[5] Kamu baru sampai, tapi sudah begitu berhasrat, Alderts.
[6] "Ya, ya. Saya akan pergi. Bersenang-senanglah!"
[7] "Sekarang aku dijadikan tawanan?"
[8] "Orang belanda gila!"
[9] "Mau menjadikanku gundik? Lebih baik aku menjadi mayat."
[10] "Apa yang kamu lakukan?"
[11] "Kamu mau menjadikanku gundik? Mati saja kamu!"
[12] "Hentikan!"
[13] Aku tidak akan berhenti sebelum kalian mati!
Chapter Sebelumnya
Chapter 3
Tekad dan Perpisahan
Chapter Selanjutnya
Chapter 5
Rencana
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi
Novel
Roh Pemandu dan Jiwa Tujuh Bersaudari
Cerpen
Beranda Kecil
Novel
SEVENTH
Novel
My Lost Prince
Cerpen
Selamat Tinggal
Novel
AYU SITA (Sepupuku Tercinta)
Novel
Farel
Novel
Matahari Kelabu
Cerpen
Seperti Inikah Harusnya Cinta?
Cerpen
Koloni Kutu
Cerpen
Earth's Defenders, Pasukan Penjaga Bumi
Cerpen
Selembar Dunia
Cerpen
Keserakahan berujung Kehancuran
Novel
Senandung di lembah kabut
Flash
Yang Dibunuh Dunia
Flash
Hantu Tanpa Kepala
Cerpen
Misteri Liontin Biru
Cerpen
Kenakalan Masa Remaja
Cerpen
Membaca Jiwa
Novel
Love In Revenge