Apakah Anda akan menghapus komentar ini?
Apakah Anda akan menghapus komentar ini?
#7
7
Bagikan Chapter
Chapter ini masih diperiksa oleh kurator
Chapter Terkunci
Cuplikan Chapter ini
7Suara piano tiba-tiba berhenti dan ruangan menjadi sunyiLuna didorong ke piano olehnya dan napas panasnya menerpa wajahnyaPria itu meraba-raba melalui ujung kemejanya dengan satu tangan lalu meraih payudaranya yang lembut dan menggosoknya dengan kerasDia bernapas cepat Aku tidak menyadari payudaramu sebesar iniSetelah hanya menggosoknya dengan ringan dua kali putingnya mengeluarkan cairan dan membasahi ujung jarinyaBiarkan aku menghisapnyaWajahnya yang dingin memerah dan matanya
Beli Chapter
Baca chapter ini, detik ini juga
Rp1.000
atau 1 kunci
Beli Novel
Semua chapter akan terbuka
Rp5.000
atau 5 kunci
Chapter Sebelumnya
Chapter 6
6
Chapter Selanjutnya
Bersambung
Terakhir diperbarui: 1 hari 18 jam lalu
Sedang Dibicarakan
Cerpen
Bronze
Canda berujung petaka. Malam jum'at kliwon
Bang Jay
Novel
Bronze
Forget Me Not
Muala
Novel
Crystal Snow
Pyoo
Flash
Bronze
Sahwa dan George
Diyah Ayu NH
Cerpen
Bronze
Guru Pagar Integritas
Muhammad Ari Pratomo
Flash
Asap Rokok, Kopi dan Pisang Goreng
Aneidda
Cerpen
Bronze
In The Nick of Time
lidia afrianti
Cerpen
Bokap Selingkuh
E. N. Mahera
Cerpen
Bronze
Arunikaku
kar.
Flash
Jok
Muhammad Adli Zulkifli
Flash
Bronze
SE-ABAD
Deeta Pratiwi
Cerpen
Later
Rama Sudeta A
Flash
Forgetting
Fani Fujisaki
Cerpen
Bronze
RENTANG JIWA
Gie_aja
Novel
Bronze
Bapak, Kapan Kita akan Berdamai?
Johanes Gurning
Cerpen
Akhsara
Riyan Iyan
Flash
Antara Pelangi dan Matahari
Lita Soerjadinata
Novel
Namaku Alice
Sem Irviady Surya
Novel
Bronze
Literatur Bernyawa
Rainzanov
Cerpen
Biarkan Aku Menjadi Ultramenmu
frasy