Daftar isi
#1
Daftar Isi
#2
Pengantar Penerbit
#3
Biodata Penulis
#4
Kiai Semar Menghilang, Yatim Piatu Kehidupan Kiai semar lenyap dari Karang Kedempel.
#5
Meng-Gareng, Mem-Petruk, dan Mem-Bagong
#6
Rakitan Kebahagiaan, Dunia Benderang dalam Diri
#7
Kelenturan Goro-Goro Demokrasi dan Kantong Bolong
#8
Titik Nadir Sejarah Pseudoharmoni
#9
Gula Itu Asin, Lho! Kemudian Gerakan Carangan
#10
Bodronoyo Buang Angin. Yang Pinter Saja Goblok, Kok!
#11
Budaya Politik Pra-Wayang
#12
Paham Kekuasaan Karang Kedempel
#13
Kodrat Kedaulatan Dewa, Pergulatan para Dalang
#14
Penghulu Perkawinan Alam dan Manusia
#15
Monopoli dan Distribusi Wahyu, 1.500 Dukun
#16
Transformasi dan Reaktualisasi Punakawan
#17
Setiap Pembangunan Minta Ongkos Ekalaya
#18
Tumbal Keselarasan Gong-Gong Ditabuh
#19
Politik Kebudayaan Kromo Inggil, Berhenti Saja Mem-Punakawan-i Mereka!
#20
Raksasa Cakil Menikam Perutnya Sendiri
#21
Kiai Semar Terpana, Orang-Orang Minum Tuak
#22
Biodata Penulis
Apakah Anda akan menghapus komentar ini?
Apakah Anda akan menghapus komentar ini?
#9
Gula Itu Asin, Lho! Kemudian Gerakan Carangan
Bagikan Chapter
Chapter Terkunci
Cuplikan Chapter ini
Semar seperti film star favorit, yang popularitasnya tidak model meteor yang sekali melintas kemudian lenyap.
Beli Chapter
Baca chapter ini, detik ini juga
Rp1.000
atau 1 kunci
Beli Novel
Semua chapter akan terbuka
Rp45.000
atau 45 kunci
Chapter Sebelumnya
Chapter 8
Titik Nadir Sejarah Pseudoharmoni
Chapter Selanjutnya
Chapter 10
Bodronoyo Buang Angin. Yang Pinter Saja Goblok, Kok!
Sedang Dibicarakan