Daftar isi
#1
Babak I: Prolog
#2
Lahirnya Novel #KauBegituSempurna
#3
Pertama Kali Jadi Pembicara Seminar Menulis
#4
Dikecewakan Penerbit
#5
Telkomsel Award
#6
Perjalanan Yogyakarta dan Solo
#7
Berdirinya KPPA
#8
Hitam Putih
#9
TVRI
#10
Platform Menulis
#11
Babak II: Menjadi PJ Lomba Menulis
#12
Lahirnya Arsha Teen
#13
Dikibulin Lagi
#14
Konsep Ide Project AT Diplagiat Orang Lain
#15
Kasus Percetakan Serba
#16
Ganti Nama Menjadi CV. AT Press
#17
Prank Ulang Tahunku
#18
Drama Si FH
#19
Drama Pengkhianatan AT Family
#20
Drama Setiap Project Menulis AT Press
#21
Babak III: Cinta Pertama
#22
Pacar Pertama
#23
Si Tengil dan Dua Mantan
#24
Susahnya Cari Jodoh
#25
Drama Bus Terbakar
#26
Bukan Keluarga Cemara
#27
Orang Lama Tetap Pemenangnya
#28
Epilog
Apakah Anda akan menghapus komentar ini?
Apakah Anda akan menghapus komentar ini?
#15
Kasus Percetakan Serba
Bagikan Chapter
Chapter Terkunci
Cuplikan Chapter ini
Detik ini juga aku berjanji tiap ada yang order buku aku sisihkan 2000-5000 untuk beramal buku ke Bale Asih atau Taman Baca lainnya Moga niatku kali ini lancar tanpa ada drama-drama menyebalkan
Beli Chapter
Baca chapter ini, detik ini juga
Rp2.000
atau 2 kunci
Beli Novel
Semua chapter akan terbuka
Rp40.000
atau 40 kunci
Chapter Sebelumnya
Chapter 14
Konsep Ide Project AT Diplagiat Orang Lain
Chapter Selanjutnya
Chapter 16
Ganti Nama Menjadi CV. AT Press
Sedang Dibicarakan
Cerpen
Bronze
Anakku Minta Kawin
Sulistiyo Suparno
Novel
MAKOM KERAMAT SYEH SIRNA JAYA
Rana Kurniawan
Flash
Percakapan Lama
Dinda Kusuma Ati
Cerpen
Cita-Cita Ayah
E. N. Mahera
Cerpen
Bronze
Perjuangan Menggapai Mimpi di Tengah Cobaan
Azhar Ainun Hidayat
Cerpen
Sepotong Roti Hangat di Ujung Hujan
Muhamad Irfan
Novel
Bronze
Sang Dewi
Alina Fresila
Cerpen
Mona Lisa
Damar febriansyah
Novel
Di bawah Standar
Era Chori Christina
Flash
Khas Jatuh Cinta
lidia afrianti
Novel
Bronze
Al Kahfi Land 2 - Siasat
indra wibawa
Cerpen
Balik Gagang
Yutanis
Flash
Bronze
Gadis Berkalung Tasbih
Herman Siem
Flash
Semut dan Gerombolannya
Binaarr
Flash
Bismillah yang Kamu Lupakan di Kota Orang
Ahmad Wahyudi