19 RUANGAN KHUSUS – RUMAH MEWAH – PAGI
Mila tengah serius memejamkan mata sembari berkomat-kamit di hadapan sajen, selembar kertas usang, kalung hitam dan sebuah foto yang tidak lain merupakan foto Babas.
DISOLVE TO
20 RUMAH BABAS – RUANG KELUARGA – MALAM
Rosma seperti biasa gelisah di ruang keluarga, menunggu kepulangan Babas yang entah kemana padahal sudah tengah malam. Bahkan Babas tak memberi kabar sedikitpun.
Babas pulang, dan berjalan lagi ke arah kamar mereka tanpa mempedulikan Rosma.
Rosma berkaca-kaca dan memilih untuk menyusul Babas ke dalam kamar.
21 EXT. WARUNG BU MINAH – PAGI
Di warung Bu Minah terlihat ada 2 ibu-ibu yang tengah bergosip ria sembari memilih-milih sayuran.
Ibu-ibu itu terkejut melihat Rosma sudah dihadapan mereka, mereka langsung gelagapan setelah terpergok istrinya Babas yang tengah mereka ceritakan.
Rosma memikirkan perkataan ibu-ibu itu dan ia akan memastikan sendiri kemana suaminya pergi selama ini.
22 EXT. JALAN MENUJU HUTAN LEBET DESA – SORE
Rosma berdiri di belakang tiang listrik yang menghadap jalanan, ia memperhatikan jalanan. Lalu Babas dengan sepeda motornya melintas dijalan itu, Rosma terbelalak kaget. Rosma terus memperhatikan Babas sambil berjalan mengikuti.
23 JALAN SETAPAK HUTAN LEBET DESA – SORE
Rosma memperhatikan Babas yang masuk ke dalam hutan lebet desa, dengan lancar Rosma mengikuti sepeda motor Babas. Lalu Rosma terkejut karena di dalam hutan itu ada sebuah rumah mewah dan Rosma melihat Babas yang tengah memarkirkan sepeda motornya di halaman rumah mewah tersebut.
CUT TO CUT
24 EXT. HALAMAN RUMAH MEWAH – SORE
Mila membuka pintu rumah mewah itu, dan berjalan menuruni anak tangga untuk menghampiri Babas yang tengah memarkirkan sepeda motornya.
Babas dan Mila masuk ke dalam rumah mewah itu.
25 INT. RUANG TAMU – RUMAH MEWAH – SORE
Babas dan Mila yang baru saja duduk di sofa dan tengah saling memeluk terkejut dengan gebrakan pintu yang lumayan keras. Muncul lah Rosma yang sedari tadi sudah melihat mereka dengan amarah.
Babas terdiam tetapi dengan tatapan kosongnya, lalu Mila tersenyum sinis.
Mila tersenyum sinis, Rosma menangis dan berlari menuju pintu. Namun belum menggapai daun pintu, tiba-tiba Rosma terhempas dan menabrak tembok sebelah kanan lalu tersungkur. Darah segar mengucur dari dahinya. Rosma terkejut atas apa yang ia alami, lalu Rosma menoleh ke belakang Mila dan Babas hanya berdiam menatapnya dan Mila terlihat berkomat-kamit.
Rosma bangkit ia berusaha melarikan diri lagi, namun saat akan menggapai daun pintu Rosma terseret lagi ke hadapan Mila dan Babas. Lalu Mila mencengkram kuat rambut Rosma.
Tangan Rosma yang terbebas meraih tas nya dan melemparkan tas itu ke arah Babas dan Mila yang tengah memperhatikannya. Mereka kelimpungan karena isi tas Rosma berhamburan. Rosma mencoba berlari lagi, namun Babas mengejarnya. Rosma yang sadar dikejar, segera menyeret meja dibelakangnya dan menghantamkan sekuat tenaga pada Babas dan Mila yang berusaha meraihnya. Mereka pun terbentur dan terjengkang ke sofa belakang. Rosma pun berlari lagi dengan melafalkan ayat kursi dimulutnya, akhirnya Rosma berhasil menggapai daun pintu dan keluar dari rumah mewah itu.
26 EXT. JALAN SETAPAK HUTAN LEBET DESA – MALAM
Rosma masih berlari, lalu ia menoleh ke belakang. Dirasa tidak ada siapa-siapa ia berhenti dibalik pohon dan bernafas dengan cepat, darah masih mengucur di dahinya.
27 INT. RUANG TAMU – RUMAH MEWAH – MALAM
Mila memijit kepalanya, dan menahan lengan Babas yang akan pergi mengejar Rosma.
28 EXT. JALAN SETAPAK HUTAN LEBET DESA – MALAM
Rosma tengah berjalan agak cepat dan takut-takut. Tiba-tiba ada suara langkah kaki, Rosma waspada lalu berlari tetapi kakinya tersandung sebuah batu, Rosma pun tersungkur. Lalu dari kejauhan Mila menyeringai melihat Rosma tersungkur. Mila pun menghampiri Rosma, Rosma dengan kaki yang terkilir mencoba bangkit dan berlari, namun Mila ikut berlari. Ketika Mila akan mencengkram lengan Rosma, seorang lelakitua berhenti didepan Rosma yang ternyata kakinya telah menginjak jalanan beraspal. Mila tidak jadi mencengkram lengan Rosma.
Rosma menaiki sepeda motor bersama lelaki tua itu, lalu Mila hanya tersenyum saat lelaki tua itu berpamitan. Rosma berlalu, Mila mengepalkan kedua tangannya dan bergegas kembali ke rumah mewah itu.
29 EXT. HALAMAN RUMAH ORANG TUA BABAS – MALAM
Sepeda motor yang dinaiki Rosma dan Lelaki Tua itu berhenti di depan rumah. Lantas Rosma turun dan berpamitan.
Rosma buru-buru masuk ke dalam rumah.
Lelaki tua itupun melajukan motornya meninggalkan rumah itu.
CUT TO CUT
30 INT. RUMAH TAMU – RUMAH MEWAH – MALAM
Mila berjalan gontai menuju ruang tamu dan menghampiri Babas yang tengah meringis memegangi kepalanya yang terbentur. Mila berjongkok di hadapan Babas.
Mila menyeringai.
CUT TO CUT
31 INT. RUANG TAMU – RUMAH ORANG TUA BABAS – MALAM
Orang tua Babas, Rosma, Kedua anaknya dan juga Ceng Danu sedang berkumpul di ruang tamu. Dan Ceng Danu tengah serius melafalkan ayat-ayat untuk mengembalikan Babas. Sedangkan Plita dan Ghisa memeluk Rosma erat ketakutan. Orang Tua Babas ikut berdoa.
Iya Ma, Ghisa takut. Takut Papa pergi.
Tiba-tiba angin kencang berhembus, membuka pintu rumah orang tua Babas. Semua orang terkejut, Ceng Danu membuka matanya. Dan berjalan ke depan pintu.
CUT TO CUT
32 INT. RUANGAN KHUSUS – RUMAH MEWAH – MALAM
Mila tengah serius duduk di hadapan sajen dengan kalung hitam di tangannya. Mila berkomat-kamit.
CUT TO CUT
33 INT. RUANG TAMU – RUMAH ORANG TUA BABAS – MALAM
Ceng Danu terus melapalkan sebuah doa untuk Babas.
Ceng Danu membuka matanya, lalu tangannya gemetar.
CUT TO CUT
34 INT. RUANGAN KHUSUS – RUMAH MEWAH – MALAM
Mila menoleh pada Babas yang kini tengah menatap kosong ke depan, tangan dan kakinya masih terikat di sebuah kursi. Mila memegang dadanya, nafasnya tak beraturan, kalung yang tadi tengah digenggamnya kini, hancur berkeping-keping di lantai.
Babas menitikan air matanya, tetapi tetap dengan padangan yang kosong. Jiwanya telah mati.
Tiba-tiba sekelebat bayangan ibu Mila menghampiri Mila yang telah berbaring merasakan nafasnya semakin pendek.
Mila terhenyak dan menghembuskan nafas terakhirnya seiring sekelebat bayangan ibunya menghilang.
35 INT. RUANG TAMU – RUMAH MEWAH – MALAM
Rosma terburu-buru mencari Babas namun ia tak menemukannya di ruang tamu.
Rosma melihat satu ruangan yang pintunya terbuka dan ada kepulan asap dari dalam ruangan itu. Rosma pun menghampiri ruangan itu.
36 INT. RUANGAN KHUSUS – RUMAH MEWAH – MALAM
Rosma masuk pada ruangan itu dan Rosma hampir terjatuh karena ia tersandung sesuatu. Ketika ia melihat ke lantai ternyata itu adalah mayat Mila. Sontak Rosma menutup mulutnya kaget. Lalu Rosma pun menatap sekeliling ruangan itu, ia terkejut lagi dengan banyak sajen di ruangan itu. Lalu di pojok ruangan ada Babas dengan kondisi terikat disebuah bangku, lantas Rosma pun menghampiri Babas.
Rosma pun bergegas melepaskan ikatan di tangan dan kaki Babas. Rosma memeluk Babas dengan erat namun tak ada balasan dari Babas. Babas masih menatap kosong ke depan.
FADE OUT
CREDIT TITLE
TAMAT