Apakah kamu akan memberikan Novel ke ?
Berikan Novel ini kepada temanmu
Masukan nama pengguna
Novel ini masih diperiksa oleh kurator
Blurb
MUSTIKA RANAU: TAKDIR PANCA ELEMEN
Fathan Ar Rimbai datang ke Danau Ranau hanya untuk menunaikan pesan terakhir sang kakek. Namun, perjalanan sederhana itu justru membuka pintu menuju rahasia yang telah terkubur selama ribuan tahun.
Sebagai pewaris terakhir Ilmu Silat Pusaka Ar Rimbai, Fathan ternyata memiliki hubungan dengan sebuah kekuatan purba yang menjaga keseimbangan antara alam manusia dan alam Kahiyang.
Di tengah kabut Danau Ranau, ia bertemu Puteri Ratna Nilam Sari, sang penjaga Tirta Kahiyang yang telah hidup selama lebih dari lima abad. Kecantikannya abadi, tetapi jiwanya terikat pada kutukan kesunyian sebagai pasak segel primordial.
Ketika Bathara Malawira, Sang Kala Kelam, mulai bangkit dari Palung Ranau, Fathan mengetahui kebenaran yang mengguncang seluruh hidupnya: kelahirannya telah dirancang sejak generasi terdahulu untuk menjadi Kunci Hayat Terlarang.
Kini, takdir dua alam berada di tangannya.
Dengan pusaka Ar Rimbai, kekuatan Panca Elemen, dan bimbingan sang resi penjaga api, Fathan harus memilih antara menerima takdir yang telah ditentukan atau melawannya demi menyelamatkan Danau Ranau, Puteri Ratna, dan dunia manusia.
Namun ketika cinta tumbuh di antara seorang manusia dan penjaga abadi, sebuah pertanyaan menjadi semakin sulit dijawab:
Jika takdir menuntut pengorbanan orang yang paling dicintai, apakah seorang pendekar masih berani melawannya?
Fathan Ar Rimbai datang ke Danau Ranau hanya untuk menunaikan pesan terakhir sang kakek. Namun, perjalanan sederhana itu justru membuka pintu menuju rahasia yang telah terkubur selama ribuan tahun.
Sebagai pewaris terakhir Ilmu Silat Pusaka Ar Rimbai, Fathan ternyata memiliki hubungan dengan sebuah kekuatan purba yang menjaga keseimbangan antara alam manusia dan alam Kahiyang.
Di tengah kabut Danau Ranau, ia bertemu Puteri Ratna Nilam Sari, sang penjaga Tirta Kahiyang yang telah hidup selama lebih dari lima abad. Kecantikannya abadi, tetapi jiwanya terikat pada kutukan kesunyian sebagai pasak segel primordial.
Ketika Bathara Malawira, Sang Kala Kelam, mulai bangkit dari Palung Ranau, Fathan mengetahui kebenaran yang mengguncang seluruh hidupnya: kelahirannya telah dirancang sejak generasi terdahulu untuk menjadi Kunci Hayat Terlarang.
Kini, takdir dua alam berada di tangannya.
Dengan pusaka Ar Rimbai, kekuatan Panca Elemen, dan bimbingan sang resi penjaga api, Fathan harus memilih antara menerima takdir yang telah ditentukan atau melawannya demi menyelamatkan Danau Ranau, Puteri Ratna, dan dunia manusia.
Namun ketika cinta tumbuh di antara seorang manusia dan penjaga abadi, sebuah pertanyaan menjadi semakin sulit dijawab:
Jika takdir menuntut pengorbanan orang yang paling dicintai, apakah seorang pendekar masih berani melawannya?
Tokoh Utama
Fathan Ar Rimbai
Puteri Ratna Nilam Sari
#1
Wasiat Terakhir di Balik Daun Sirih
#2
Lembayung di Kaki Gunung Seminung
#3
Shalat Gaib di Batu Tepi Danau
#4
Celah Dimensi Swarnaloka
#5
Celah Dimensi Swarnaloka
#6
Pertemuan Dengan Sang Puteri
#7
Tawanan di Istana Bawah Air
#8
Nujum Kuno Yang Terpendam
#9
Guncangan Pertama Palung Hitam
#10
Sumpah di Hadapan Datuk Lembayung
#11
Menyelami Nafas Tirta
#12
Amukan Sang Naga Gajah Mina
#13
Ujian Api di Kawah Seminung
#14
Tampak Braja Yang Menggetarkan
#15
Pertarungan di Sarang Cindaku
#16
Malam Beribu Kunang-Kunang
#17
Bisikan di Udara Dingin
#18
Retakan Pertama Segel Danau
#19
Menunggangi Bayu Bukit Barisan
#20
Akar Petiwi Pesemah Purba
#21
Pengkhianatan di Balik Jubah Perak
#22
Kitab Silsilah berdarah Hitam
#23
Kebenaran Yang Meremukan Jiwa
#24
Malam Gulita Tanpa Do'a
#25
Air Mata Puteri Penjaga Danau
#26
Bangkitnya Nur Qalbu
#27
benderang Perang di Dua Perbatasan
#28
Laskar Bayang Menyerbu Kahiyangan
#29
Kilatan Petir di Dunia Nyata
#30
Kutukan Pasak Hayat
#31
Senyuman pasrah sang Dewi
#32
Kemunculan Batara Malawira
#33
Perangkap Pilihan Musuh
#34
Perang Tanding di Atas Gelombang
#35
Darah Pendekar Menetes
#36
Menatap Jurang Kematian
#37
Chapter tanpa judul #37
#38
Chapter tanpa judul #38
#39
Chapter tanpa judul #39
#40
Chapter tanpa judul #40
#41
Chapter tanpa judul #41
#42
Chapter tanpa judul #42
#43
Chapter tanpa judul #43
#44
Chapter tanpa judul #44
Ulasan kamu
Ulasan kamu akan ditampilkan untuk publik, sedangkan bintang hanya dapat dilihat oleh penulis
Apakah kamu akan menghapus ulasanmu?
Disukai
0
Dibaca
32
Tentang Penulis
Amrullah Ibrahim
Seorang yang suka berpikir imajiner dan suka membaca cerita fiksis
Bergabung sejak 2026-07-30
Telah diikuti oleh 36 pengguna
Sudah memublikasikan 117 karya
Menulis lebih dari 7,845,529 kata pada novel
Rekomendasi dari
Rekomendasi
Novel
MUSTIKA RANAU: TAKDIR PANCA ELEMEN
Amrullah Ibrahim
Novel
Denyut Nadi di Rumah Kita
Amrullah Ibrahim
Novel
Cinta Yang Kembali Kepada-Nya
Amrullah Ibrahim
Novel
Bronze
Baiti Jannati
Amrullah Ibrahim
Novel
Akar di Sela Karang,
Amrullah Ibrahim
Novel
SERI 5: PENDEKAR TERATAI EMAS
Amrullah Ibrahim
Novel
SERI 3: TERATAI MEKAR DI PUNCAK BROMO
Amrullah Ibrahim
Novel
Bronze
Pulang Menuju Pelukan
Amrullah Ibrahim
Novel
Bronze
Pernikahan via Perjodohan
Amrullah Ibrahim
Novel
SERI 9: TERATAI SAKTI DARI SAMUDRA SELATAN
Amrullah Ibrahim
Novel
Bronze
Bayang-Bayang Danau Toba
Amrullah Ibrahim
Novel
Titik Temu
Amrullah Ibrahim
Novel
Takdir di Balik Cadar dan Jas Mewah
Amrullah Ibrahim
Novel
SEAKAN Cuma MIMPI
Amrullah Ibrahim
Novel
Kidung Tawadhu' di Bawah Langit Mataraman
Amrullah Ibrahim