Tanpa Kantor, Tanpa Takut
Aksi
Suatu hari, datang seorang wanita tua bernama Mak Yati. Matanya sembab. Ia baru saja diusir dari rumahnya sendiri oleh keponakannya yang mengklaim warisan, lengkap dengan akta hibah yang katanya ditandatangani almarhum suami Mak Yati.
“Pak Ari, saya nggak tahu hukum. Tapi saya tahu tulisan almarhum suami saya. Itu di akta itu, bukan tulisannya. Bapak bisa bantu saya?”
Ari tak langsung menjanjikan kemenangan. Ia menjanjikan perjuangan yang jujur.
Dalam proses penyelidikan, Ari tak membawa kliennya ke kantor hukum besar. Ia hanya membawa ...
Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Aksi
Cerpen
Tanpa Kantor, Tanpa Takut
Muhammad Ari Pratomo
Cerpen
31-X003: Nama yang Terhapus
Kavi Vayne
Cerpen
Gigi Naga
Ahmad Muhaimin
Novel
RAJAPATI
Robby Kusumalaga
Flash
Fearless
awod
Cerpen
Perjuangan Menuju Sukses
Mochammad Ikhsan Maulana
Novel
HITAM - PUTIH
hendri putra
Novel
Gantari Purnama
Mutiara Dinanti Pratiwi
Flash
JIKA MOBIL BISA NGOMONG..
Shabrina Farha Nisa
Cerpen
VIP Rank Party wo Ridatsu shita Ore wa
Mochammad Ikhsan Maulana
Novel
THE YOUTH CRIME
Dwi Budiase
Flash
Mangue-ku Mangrove
Gita Oktavia
Flash
MIMPI PUTRI
Nunung Hartati
Flash
DEWI, THE SUPER WOMAN
Bramanditya
Novel
My Sweet Bodyguard
Poetry Alexandria
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Tanpa Kantor, Tanpa Takut
Muhammad Ari Pratomo
Cerpen
Bronze
HUKUM TERAKHIR
Muhammad Ari Pratomo
Cerpen
Bronze
Jejak Keadilan di Balik Derita
Muhammad Ari Pratomo
Cerpen
Bronze
Kebenaran Tak Pernah Mati
Muhammad Ari Pratomo
Cerpen
Bronze
Guru Pagar Integritas
Muhammad Ari Pratomo
Cerpen
Bronze
Surat dari Penjara
Muhammad Ari Pratomo
Cerpen
Bronze
Jejakku Dilorong Gelap
Muhammad Ari Pratomo
Skrip Film
HUKUM TERAKHIR
Muhammad Ari Pratomo
Cerpen
Bronze
Tangkap Pelaku Registrasi SIM Card Ilegal
Muhammad Ari Pratomo
Cerpen
Bronze
Sunyi Dibalik Jubah Hukum
Muhammad Ari Pratomo
Novel
Remaja di Akhir Zaman
Muhammad Ari Pratomo
Cerpen
Bronze
Jejak yang Tak Pernah Padam
Muhammad Ari Pratomo
Novel
Bronze
Kembali ke Pelukan Ayah
Muhammad Ari Pratomo