Pelabuhan Kata yang Hilang
Romantis
Lelaki tua itu bernama Arlo, dan ia memiliki sebuah pekerjaan yang tidak pernah tercantum di papan lowongan kerja mana pun di dunia: ia adalah seorang pengumpul detik yang terbuang.
Setiap sore, ketika matahari mulai tenggelam dan melukis langit Teluk Seruni dengan warna jingga keemasan, Arlo akan berjalan perlahan menyusuri dermaga kayu yang sudah lapuk. Kayu-kayu itu menderit di bawah pijakan kakinya, menyanyikan lagu lama tentang masa lalu yang perlahan dilupa...
Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Romantis
Cerpen
Pelabuhan Kata yang Hilang
Amir Ghozaly Prasetyo
Novel
Cinta 3 Bidadari
Risman Senjaya
Novel
The Meaning Of You
Febby Juniatara
Cerpen
Di Antara Cahaya dan Luka
Wahyu Hidayat
Novel
JATUH HATI TANPA JEDA
Kingdenie
Novel
I love You, Om
Elisabet Erlias Purba
Novel
What's Done can't be Undone
siucchi
Novel
Radit & Dhita
Aji Najiullah Thaib
Cerpen
Bucin Tanpa Nama
Kingdenie
Novel
Dilarang Putar Balik
perempuansenja_wp
Novel
Charlie and Millie
Farah
Cerpen
Tiang Nostalgia
zain zuha
Novel
The Rotate
Tiara Khapsari Puspa Negara
Novel
Dear, Rindu
Wulan Maulid
Novel
Besanku Cantik Sekali
Deche
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Pelabuhan Kata yang Hilang
Amir Ghozaly Prasetyo
Cerpen
Sketsa di Kafe Hujan
Amir Ghozaly Prasetyo
Novel
Chronicles of Aethelgard
Amir Ghozaly Prasetyo
Cerpen
Lembah Gemuruh dan Jantung Senja
Amir Ghozaly Prasetyo
Cerpen
Lullaby dari Ruang Hampa
Amir Ghozaly Prasetyo
Cerpen
Melodi di Antara Helai Bunga
Amir Ghozaly Prasetyo
Cerpen
Kolektor Memori di Rak Nomor 7
Amir Ghozaly Prasetyo
Cerpen
Arsip Suara di Frekuensi 108.4
Amir Ghozaly Prasetyo
Cerpen
Algoritma Malam Ke-13
Amir Ghozaly Prasetyo
Cerpen
Di Antara Deras Hujan dan Secangkir Harapan
Amir Ghozaly Prasetyo
Cerpen
Sandi di Bawah Gelombang
Amir Ghozaly Prasetyo
Cerpen
Senandung di Ujung Lorong Tiga
Amir Ghozaly Prasetyo
Cerpen
Kedai Kopi di Ujung Dermaga
Amir Ghozaly Prasetyo
Cerpen
Penjaga Detik yang Hilang
Amir Ghozaly Prasetyo