Kita & Semesta
Slice of Life
Cerpen ini masih diperiksa oleh kurator
Kita & Semesta (END)
Waktu terus berdetak, hingga langit berguncang histeris meninggalkan jejak-jejak air mata. Bahkan semilir kicauan burung sudah tak lagi ada.
"Ah! Hujan lagi."
Desahan dari seorang gadis yang terus berontak pada hujan sang pembawa pilu.
Ia menghela napas berulang kali, kalbunya seakan tertusuk ribuan duri. Ia kecewa, pada waktu yang terus menggonjang-ganjingkan perasaannya.
Seorang perempuan cantik dengan bola mata coklat teduh mondar-mand...
Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Slice of Life
Cerpen
The Untold Truth
blank_paper
Cerpen
Kita & Semesta
Bintang Senja
Cerpen
Cerpen One Shoot
Rani Rosdiana
Cerpen
Hampir Jadi Mantu: Sebuah Kenangan
Cahyana Endra Purnama
Cerpen
Usman dan Ujang, Suatu Kali
Harsa Permata
Cerpen
Pahlawan Negeri Sipil
spacekantor
Cerpen
panana paapa nanaada panapapana
Marhaeny Benedikta
Cerpen
Persetan
Yuli Harahap
Cerpen
Jalur Langit
lidia afrianti
Cerpen
Sepotong Kewarasan
Sabrina Yunio
Cerpen
Luka yang Mengajariku Bertahan
Dara Kirana
Cerpen
Ruth Pergi Sendiri ke Surga
Johanes Gurning
Cerpen
My Precious Boss
Lovaerina
Cerpen
Membaca Jiwa
Imas Hanifah N.
Cerpen
Terbakar tapi tak hangus
ciesa mulyaningsih bahari
Rekomendasi