GenPi.co Menulis artikel
@genpico

Seleksi PPPK, Mas Nadiem Tolong Dengarkan Suara Hati Guru Honorer

Seleksi PPPK Mas Nadiem Tolong Dengarkan Suara Hati Guru Honorer

GenPI.co - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim pada November 2020 telah mengumumkan akan ada seleksi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) guru.

Kemendikbud telah mengajukan kepada Badan Kepegawaian Negara (BKN) membutuhkan formasi 1 juta guru, dan seleksi PPPK guru dijadwalkan paling lambat April 2021.

BACA JUGA:DPR Tetap Ngotot Guru Honorer Tua Jadi ASN Tanpa Seleksi PPPK

Seleksi tersebut terbuka untuk diikuti para guru honorer.

<[kwik-adsinhere]>

Kalangan DPR-RI telah menyuarakan agar para guru honorer yang telah lama mengabdi tidak mengikuti seleksi, namun pengangkatan menjadi guru PPPK.

Kini giliran pengurus honorer K2 di Kabupaten Garut, Dudi Abdullah yang menyampaikan harapannya.

Ia beharap pemerintah memberlakukan sistem perangkingan dalam rekrutmen satu juta guru PPPK, khususnya bagi yang sudah lama mengabdi.

BACA JUGA:Harapan Honorer Tua Jadi PNS Tinggal Angan-angan, Intip Pasalnya

"Agar semua guru honorer K2 yang usianya di atas 35 tahun dengan masa pengabdian lama bisa terakomodir dalam satu juta guru PPPK, kelulusannya dibuatkan sistem rangking. Yang paling tua, paling lama mengabdi, itu duluan diangkat," kata Dudi, Minggu (24/1/2021).

BACA JUGA:Honorer Tua Tak Bisa Ikut Seleksi CPNS, Akademisi: Soal Pilihan

Apalagi, ujarnya, pada dasarnya daerah tidak keberatan dengan keberadaan honorer yang mengabdi lama. Jadi tidak ada alasan pemerintah pusat menghalang-halangi mereka masuk dalam jajaran birokrasi.

"Kalau ingin masalah honorer terutama honorer K2 selesai caranya, ya,begitu (perangkingan). Kan data honorer K2 sudah ada di database Badan Kepegawaian Negara juga," ujarnya. (*/JPNN)

Video populer saat ini:

Sumber: genpi.co
0
0 none
Re-Kwik
Bagikan
Komentar