Indozone ID Menulis artikel
@indozone

Alasan Bandara Tenzing di Nepal Disebut Bandara Ekstrem

Alasan Bandara Tenzing di Nepal Disebut Bandara Ekstrem

INDOZONE.ID - Dikenal sebagai bandara ekstrem, Bandara Tenzing Hillary di Lukla, distrik Solukhumbu, Nepal, terbilang cukup unik. 

Lukla, dikenal sebagai titik awal trek mendaki Gunung Everest Base Camp dan ada penerbangan reguler antara Kathmandu dan Lukla. 

Tetapi, ini hanya terjadi pada siang hari dan jika cuaca cocok untuk terbang.

Jika melihat foto-foto bandara memang terkesan menawan, lalu apa yang membuatnya menjadi bandara ekstrim?

Bagi penumpang yang tidak bernyali besar disarankan untuk tidak terbang ke Bandara Tenzing Hillary Lukla karena dapat berpotensi berbahaya. 

Bandara Tenzing Hillary di Lukla, NepalBandara Tenzing Hillary di Lukla, Nepal. (pixels.com)

Bandara ini dibangun pada tahun 1964, tepat sekitar 11 tahun setelah Tenzing Norgay dan Edmund Hillary menjadi orang pertama yang mencapai puncak Gunung Everest.

Selain itu, bandara ini adalah salah satu bandara tertinggi di dunia (9500 kaki di atas permukaan laut) dan penerbangan dihadapkan dengan tantangan perubahan kondisi cuaca. 

Ditambah lagi dengan landasan pacu yang tidak rata.

Panjang landasan pacu hanya 1.729 kaki, sedangkan idealnya landasan pacu sepanjang 6000 kaki untuk sebagian besar bandara. 

Dengan landasan pacu yang begitu pendek, Bandara Tenzing Hillary hanya bisa menerbangkan pesawat kecil.

Bandara unik ini juga akan tetap tutup dari tengah hingga larut pagi karena angin barat daya yang kuat.

Bandara unik ini hanya mendaratkan penerbangan yang diterbangkan oleh pilot berpengalaman, yang memiliki setidaknya 100 pengalaman lepas landas dan mendarat pendek (STOL) yang sukses. 

Pilot ini juga harus memiliki pengalaman STOL lebih dari 1 tahun di Nepal, dan selanjutnya harus menyelesaikan 10 penerbangan ke Lukla yang ditemani oleh pilot bersertifikat.
 

Artikel Menarik Lainnya

Sumber: indozone.id
1
1 none
Re-Kwik
Bagikan
Komentar