GenPi.co Menulis artikel
@genpico

Bahaya, Keseringan Main Smartphone Bisa Kena Sindrom Ini

Bahaya Keseringan Main Smartphone Bisa Kena Sindrom Ini

GenPI.co - Pandemi covid-19 membuat penggunaan smartphone semakin meningkat. Hal ini tak lepas dari berbagai kegiatan yang mulai beralih ke digital.

Ternyata, kebiasaan tidak bisa jauh dari smartphone bisa berakibat fatal. Terlalu sering menggunakan smartphone bisa membuat kamu kecanduan.

BACA JUGA:Fakta Penyebab Baterai Smartphone Cepat Habis & Solusi Efektifnya

Bahkan, bisa jadi saat ini kamu sudah berada di tahap kecanduan, hanya saja tidak menyadarinya.

<[kwik-adsinhere]>

Pernahkah kamu merasa perlu mengecek smartphone tiap beberapa menit, meski tidak ada pesan apapun yang masuk? Ini bisa jadi salah satu indikasinya.

Sebuah studi yang diterbitkan National Center for Biotechnology Information mengungkap kecanduan smartphone meningkatkan potensi stres.

Lalu, apa saja potensi lain yang bisa ditimbulkan? Berikut GenPI.co sampaikan.

1. Nomofobia

Nomofopia merujuk pada sindrom ketakutan orang ketika tidak memegang smartphone.

Kamu akan merasa gelisah dan takut ketika smartphone jauh dari jangkauan. Di saat yang sama, ketika sedang dekat dengan smartphone justru daya konsentrasi berkurang.

2. Fear of Missing Out (FOMO)

Pernahkah kamu selalu mengecek akun sosial media dalam beberapa waktu.

Kegiatan ini selain membuat kamu kecanduan smartphone juga mengidap gangguan kesehatan FOMO.

Beberapa pengidap FOMO juga sering membanding-bandingkan diri sendiri dengan kehidupan orang lain. Hal itu membuatnya rentan terkena depresi.

BACA JUGA:Mau Beli Smartphone Kekinian? Ini 5 Aspek yang Perlu Diperhatikan

3. Phantom Vibration Syndrome

Semakin sering berhubungan dengan smartphone membuat kamu merasa selalu ingin terhubung.

Bahkan, di tingkat yang sudah parah, kamu akan menganggap sebuah bunyi-bunyian kecil sebagai nada dering telepon. Padahal, itu hanya ilusi semata.

4. Low Battery Anxiety

Gangguan ini membuat orang akan merasa panik karena baterai smartphone akan habis.

Jika demikian, kamu bisa saja mengalami low battery anxiety. (*)

Lihat video seru ini:

Sumber: genpi.co
0
0 none
Re-Kwik
Bagikan
Komentar