Indozone ID Menulis artikel
@indozone

Review Closed-Beta Valorant, Game FPS Pertama Buatan Riot Games!

Review Closed-Beta Valorant Game FPS Pertama Buatan Riot Games

INDOZONE.ID - Riot Games beberapa waktu yang lalu telah resmi membuka tahap closed-beta dari game FPS Valorant di beberapa region. Hal ini juga membuat popularitas dari Valorant langsung meningkat tajam dan menjadi salah satu game yang paling banyak ditonton di Twitch.

Nah, INDOZONE sendiri telah mendapat kesempatan untuk mencoba seperti apa gameplay dari game tersebut. Langsung saja, berikut adalah review game Valorant oleh INDOZONE yang #KAMUHARUSTAU!

Ukuran Game

Ukuran game Valorant dan Vanguard Anti-cheatUkuran game Valorant dan Vanguard Anti-cheat (photo/INDOZONE/Ferry)

Ukuran dari game Valorant sendiri bisa dibilang tidak terlalu besar untuk versi closed-betanya. Penulis sendiri telah mengecek bahwa game ini hanya memakan ruang penyimpanan sebesar 7,59GB saja dan sudah termasuk dengan Vanguard Anti-Cheat.

Gameplay

Tampilan utama game ValorantTampilan utama game Valorant (photo/INDOZONE/Ferry)

Masuk ke gameplay, game ini menghadirkan kualitas grafis yang tidak terlalu realistis namun dengan detail yang bagus. Selain itu movement karakter dan juga environment dari game ini sudah bisa dibilang sangat keren dan Esports Ready.

Hanya saja game ini masih terbilang cukup berat, hal tersebut disebabkan karena pihak Riot Games sendiri masih belum melakukan optimisasi terhadap game ini sehingga menjadi game yang ringan seperti Counter-Strike: Global Offensive.

Gameplay ValorantGameplay Valorant (photo/INDOZONE/Ferry)

Selain itu karena penulis bermain di region NA (North America), ping yang didapat tentu cukup tinggi yaitu berkisar 200-an dan membuat gameplay dari game ini menjadi tidak lancar sama sekali.

Berikut adalah spesifikasi minimal untuk bermain Valorant:

  • CPU: Intel Core 2 Duo E8400
  • GPU: Intel HD 4000
  • RAM: 4GB
  • OS: Windows 7 64-Bit

Pilihan Agents dan Map

Salah satu Agents di ValorantSalah satu Agents di Valorant (photo/INDOZONE/Ferry)

Sampai saat ini, Valorant sudah menghadirkan 10 jenis Agents yang berbeda yaitu Brimstone, Raze, Cypher, Jett, Omen, Breach, Viper, Phoenix, Sage, dan Sova. Sementara untuk mapnya sendiri masih berjumlah tiga yaitu Split, Haven, dan juga Bind.

Masing-masing Agents memiliki skill unik tersendiri sehingga dibutuhkan pemilihan Agents yang baik dari tim agar permainan menjadi lebih seru dan menantang.

Kustomisasi, Shop, dll

Skin Luke Collection di ValorantSkin Luke Collection di Valorant (photo/INDOZONE/Ferry)

Dalam tahap closed-beta Valorant, pemain sudah bisa mengatur banyak hal mulai dari controls, sensitivitas, resolusi, dan juga crosshair.

Kustomisasi crosshair di ValorantKustomisasi crosshair di Valorant (photo/INDOZONE/Ferry)

Sementara itu pemain juga sudah bisa membeli skin senjata yang terdapat di menu Shop game tersebut. Skin yang dihadirkan juga bisa dibilang cukup mirip dengan game-game FPS pada umumnya.

Vanguard Anti-Cheat

Ikon Vanguard Anti-cheatIkon Vanguard Anti-cheat (photo/INDOZONE/Ferry)

Kemudian untuk sistem anti-cheat untuk game Valorant ini yang bernama Vanguard, penulis sendiri mengaku bahwa penggunaan sistem anti-cheat berbasis standalone ini tidak terlalu menganggu performa komputer. Hanya saja yang perlu diingatkan kembali adalah software Vanguard harus diaktifkan terlebih dahulu sebelum pemain bermain Valorant.

Kesimpulan

Game Valorant ini bisa berpotensi menjadi game FPS kompetitif yang terkenal. Namun untuk mengalahkan game seperti CS:GO, sepertinya game ini masih belum bisa mencapai hal tersebut kecuali pihak Riot Games menghadirkan fitur atau konten yang lebih inovatif daripada game buatan Valve tersebut.

Closed-Beta VALORANT
Gameplay: 6/10
Graphics: 7/10
Performance: 7/10
Customization: 8/10

Artikel Menarik Lainnya:

Sumber: indozone.id
0
0 none
Artikel dari Indozone ID
Yang mungkin kamu suka
Komentar