Indozone ID Menulis artikel
@indozone

Dampak Pandemi Virus Corona, Bandara di Asia Alami Krisis

Dampak Pandemi Virus Corona Bandara di Asia Alami Krisis

INDOZONE.ID - Virus corona kini menjadi mimpi buruk bagi masyarakat dunia. Tak hanya membuat dunia medis goyang, tapi berdampak juga pada ekonomi dan bisnis, termasuk penerbangan.

Sebuah laporan terbaru menyebutkan, bandara di negara-negara Asia mengalami karena jumlah penumpang merosot 95 persen. Industri penerbangan perlu memikirkan cara untuk keluar dari masalah ini, membuat kondisi kembali normal, seperti dilansir dari South China Morning Post (Senin (20/4/2020).

Data menunjukkan lalu lintas udara global turun 80 persen sejak awal 2020. Bandara di hampir seluruh negara di Asia mencapai "titik terendah" selama hampir empat bulan saat menghadapi viru corona.

Salah satunya, dialami Bandara Internasional Hong Kong mengalami penurunan 99,5 persen. Padahal, bandara ini termasuk salah satu yang tersibuk di dunia, menjadi transit bagi pesawat dalam perjalanan jarak jauh.

Wajar saja, beberapa negara melakukan lockdown untuk menekan angka Covid-19. Akibatnya, perjalanan dari atau ke luar negeri pun terhambat.

airportSuasana terminal di airport yang tampak kosong (freepik)

Krisis

Kondisi ini juga sudah mendapatkan perhatian khusus dari
Airport Council International (ACI). Tak hanya industri travel, penerbangan dan bandara juga mengalami kiris. Perusahaan terpaksa melakukan beberapa tindakan ekstrem.

Bandara membuat keputusan operasional yang sulit termasuk penutupan penuh atau sebagian terminal dan landasan pacu. Bahkan, sampai harus ada pengurangan karyawan.

Stefano Baronci, Direktur Jenderal ACI Asia-Pasifik, mengatakan, “langkah-langkah drastis terpaksa kami lakukan. Ini sudah dipikirkan jauh-jauh hari agar kami bisa bertahan."

Asosiasi Transportasi Udara Internasional sebelumnya mengatakan bahwa maskapai penerbangan menghadapi kerugian penjualan tiket senilai US$ 314 miliar tahun ini. Pada awal April 2020, data menunjukkan lalu lintas udara global telah turun 80 persen dari awal tahun akibat virus corona.

Artikel Menarik Lainnya:

Sumber: indozone.id
0
0 none
Re-Kwik
Bagikan
Komentar