Indozone ID Menulis artikel
@indozone

Dear Moms, Ini 5 Tips Menurunkan Berat Badan Setelah Melahirkan

Dear Moms Ini 5 Tips Menurunkan Berat Badan Setelah Melahirkan

INDOZONE.ID - Pasca melahirkan, biasanya para ibu mulai pusing dengan kondisi badan yang membengkak. Ditambah, nafsu makan ibu setelah melahirkan pasti akan bertambah.

Memang, wanita yang baru melahirkan disarankan makan lebih banyak, terutama konsumsi makanan sehat dan bergizi agar optimal saat menyusui bayi.

Namun, hal itu pula yang membuat ibu kurang percaya diri bahkan sampai stres akibat berat badan terus bertambah. Tubuh pun makin melar.

Maka tak heran, jika setelah melahirkan banyak wanita bersemangat melakukan banyak cara untuk membuat tubuh ramping kembali pasca lahiran.

Tujuan menurunkan berat badan sebenarnya tidak semata untuk membuat bentuk badan ideal, tapi juga bermanfaat bagi kesehatan ibu.

Tips Menurunkan Berat Badan Setelah Melahirkan

Nah buat para ibu, berikut ini ada beberapa tips sehat menurunkan berat badan setelah melahirkan yang bisa dicoba:

1. Hindari Makanan Asin dan Minuman Bersoda

Minuman bersoda tidak boleh untuk ibu melahirkanIlustrasi minuman bersoda (Unsplash/@blakewisz)

Ketika ingin membuat berat badan kembali ideal, banyak orang berpikir bahwa jalan satu-satunya adalah diet sehat.

Diet memang tidak dilarang, asalkan jangan sampai mengurangi kadar nutrisi makanan yang dikonsumsi.

Nah, khusus ibu yang baru melahirkan, sebaiknya tidak melakukan diet ketat hingga mengabaikan prioritas kesehatan bayi saat masa menyusui.

Alternatif cara lain yang dapat dilakukan yaitu hindari makanan yang menyebabkan perut kembung dan tampak buncit seperti makanan asin dan minuman berkarbonasi (bersoda).

Hindari pula makanan yang terlalu berlemak dan berminyak, serta perbanyak konsumsi sayuran dan buah-buahan sebagai gantinya.

2. Lakukan Senam Kegel

Senam kegel untuk menurunkan berat badan setelah melahirkanIlustrasi senam kegel untuk ibu melahirkan (momjunction.com)

Senam kegel termasuk salah satu cara menurunkan berat badan setelah melahirkan tanpa mempengaruhi kesehatan ibu.

Gerakan kegel ini umum dilakukan para ibu ketika kandungan memasuki trimester ketiga (7 bulan). Jadi bisa dibilang, kegel termasuk salah satu gerakan pada senam ibu hamil.

Meski begitu, senam kegel juga disarankan bagi para ibu yang ingin menurunkan berat setelah melahirkan.

Senam kegel ini akan memperkuat otot panggul dan perut ibu. Bisa dimulai dengan posisi berdiri maupun duduk dan lakukan minimal 4 kali sehari, selama 3-10 detik.

3. Aktif Lakukan Tugas Rumahan

Tips menurunkan berat badan setelah melahirkanIlustrasi ibu hamil (Pexels/freestocks.org)

Tugas rumahan mungkin terdengar sepele. Namun, aktif melakukan pekerjaan rumah tangga ternyata memiliki banyak manfaat, terutama bagi ibu pasca lahiran.

Aktivitas rumahan dipercaya bisa membakar kalori di dalam tubuh dan bermanfaat menurunkan berat badan setelah melahirkan.

Beberapa aktivitas rumah tangga yang bisa dicoba, antara lain:

  • Mencuci piring selama satu jam.
  • Mengepel lantai selama satu setengah jam.
  • Memasak selama 55 menit di dapur.
  • Menyetrika pakaian selama satu jam.
  • Berbelanja kebutuhan makanan selama satu jam.
  • Menggendong anak selama 40 menit.
     

4. Menyusui Bayi Secara Eksklusif

Menyusui bayi agar berat badan turun setelah melahirkanIlustrasi ibu menyusui bayi (womenshealth.gov)

Selanjutnya, cara mudah menurunkan berat badan setelah melahirkan yaitu dengan menyusui bayi secara eksklusif.

Selain untuk imunitas bayi, aktivitas menyusui dapat membantu membakar kalori tubuh, dari 500 hingga 700 kalori per hari.

5. Berolahraga Rutin

Olahraga rutin cara menurunkan berat badan setelah melahirkanIlustrasi rutin berolahraga (Pexels/Jonathan Borba)

Olahraga ringan secara rutin termasuk salah satu cara mudah merampingkan tubuh pasca melahirkan.

Tidak perlu olahraga berat seperti halnya di gym atau tempat fitness. Cukup fokus pada olahraga ringan yang tidak membuat tubuh terlalu lelah, seperti berlari.

Cari pula aktivitas lain yang dapat membuat tubuh berkeringat, misalnya menggendong atau membawa bayi dengan kereta dorongnya berkeliling sekitar rumah beberapa menit.

Artikel Menarik Lainnya:

Sumber: indozone.id
0
0 none
Komentar