Indozone ID Menulis artikel
@indozone

Selain Sehat, Bersepeda Juga Bisa Atasi Penyebaran Virus Corona

Selain Sehat Bersepeda Juga Bisa Atasi Penyebaran Virus Corona

INDOZONE.ID - Wabah pandemi yang menyerang Indonesia beberapa waktu lalu, membuat banyak orang khawatir. Sejak mengetahui virus itu masuk ke Indonesia, orang-orang mulai mencari cara untuk melindungi diri.

Masker dan hand sanitizer menjadi salah satu pilihan masyarakat Indonesia untuk melindungi diri dari penyebaran virus corona.

Namun, karena menjadi alat perlindungan yang penting, kedua alat ini mendadak langka dan sulit untuk ditemukan di mana-mana.

berspeda jadi salah satu cara mencegah penyebaran virus coronaIlustrasi pria menggunakan sepeda. (pexels/Alex Powell)

Sebenarnya, perlindungan dari virus corona tak hanya dilakukan dengan memakai masker dan hand sanitizer saja. Perlindungan diri harus didukung dengan pola hidup sehat dan banyak melakukan aktivitas fisik.

Nggak harus aktivitas fisik berat, olahraga ringan seperti bersepeda pun bisa digunakan sebagai alternatif untuk mencegah penyebaran virus corona.

Bersepeda akan membuat kita terhindar dari kerumunan orang-orang, yang memungkinkan kita untuk lebih mudah terserang virus corona.

"Kegiatan bersepeda sebagai alat transportasi menjadi 'salah satu cara' untuk mencegah sebaran virus Corona," kata Ketua Komunitas Bike2Work (b2w) Indonesia, Poetoet Soedarjanto di Jakarta, pada Selasa (17/3/2020).

Sejak virus corona menyerang, warga di New York, Amerika Serikat mulai menggalakkan kegiatan bersepeda. Dalam sebuah artikel, masyarakat di New York memilih bersepeda daripada naik transportasi umum untuk mencegah penyebaran virus corona.

bersepeda bisa mencegah penyebaran virus corona.Ilustrasi wanita menggunakan sepeda sebagai transportasi. (unsplash/Danil Sorokin)

Berkaca dari pilihan masyarakat New York, bersepeda kata Poetoet bisa dilakukan oleh warga ibu kota DKI Jakarta dan daerah lainnya.

"Sangat bisa, kami (b2w) sudah mengkampanyekan hal itu, hanya saja masyarakat kita aja yang malas (bersepeda)," kata Poetoet.

Poetoet menjelaskan, selain menghindari kerumunan massa, bersepeda juga dapat meningkatkan daya tahan tubuh seseorang. Namun, di tengah wabah virus corona, bersepeda harus dilakukan dengan cara berbeda, yaitu menghindari kontak yang sangat dekat dengan orang lain.

"Yang harus menjadi perhatian adalah, saya bukan orang yang berkompeten untuk menjabarkan hubungan corona dengan bersepeda, namun semua yang saya sampaikan lebih kepada upaya untuk mencegah, jadi mohon untuk tidak salah mengartikan," ujar Poetoet.

Poetoet menambahkan, kejadian antrean penumpang transportasi publik pada Senin (16/3/2020) di DKI Jakarta bisa jadi pelajaran berharga.

Kondisi itu kata Poetoet diharapkan dapat menyadarkan masyarakat untuk beralih menggunakan sepeda sebagai moda transportasi.

bersepeda bisa mencegah penyebaran virus coronaIlustrasi orang bersepeda di jalan. (Unsplash/Nikolay Dimitrov)

"Semua kota pada dasarnya bisa meniru, tetapi tentu harus menyesuaikan kondisi sebaran corona itu sendiri," ungkapnya.

Poetoet sendiri mengapresiasi langkah yang diambil oleh Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo berkampanye mengajak masyarakat melakukan pencegahan virus corona, dengan bersepeda berkeliling Kota Semarang, Minggu (15/3) dengan mengenakan kaos bertuliskan "Bersama Lawan Corona".

Artikel Menarik Lainnya:

Sumber: indozone.id
0
0 none
Komentar