Indozone ID Menulis artikel
@indozone

Parade Penutupan Fashion Rhapsody Beri Pesan Untuk Cintai Lingkungan

Parade Penutupan Fashion Rhapsody Beri Pesan Untuk Cintai Lingkungan

INDOZONE.ID - Kemeriahan pagelaran busana Fashion Rhapsody ditutup secara apik oleh keempat desainer sekaligus penggagas acara Ariy Arka, Ayu Dyah Andari, Chintami Atmanagara dan Yula Fandy di The Tribrata, Jakarta.

Selama empat hari, perhelatan fashion busana muslimah ini telah memberikan kontribusi nyata pada industri fashion. Bagaimana, peran industri fashion bagi lingkungan dan kelangsungan bumi di masa depan. Harmoni Bumi seolah juga menjadi senandung penggiat fashion lokal untuk terus meciptakan karya-karya terbaik.

Pada penutupan kemarin, keempat desainer tersebut menyatukan ide dalam gaya busana sustainable fashion yakni mix dont-match. Desainer Yulia Fandy memamerkan koleksi terbaru yang berkolaborasi dengan UMKM Palembang. Mereka mengombinasikan bahan dengan bahan-bahan alami seperti sayur dan buah sebagai pewarna alami busana.

Sedangkan Ayu Dyah Andari menampilkan keindahan busana embroidery dalam desain bunga mawar yang dibuat menggunakan kain perca.

"Desain ini saya wujudkan dalam balutan busana yang dibuat pada kain tulle. Lalu saya sisipkan bordiran khas Eropa klasik," kata Ayu Dyah Andari di Jakarta, Sabtu (29/2/2020).

Fashion RhapsodyKemeriahan Fashion Rhapsody (Dok. Fashion Rhapsody)

Aktris sekaligus penyanyi di era 80'an Chintami Atmanagara telah mengukuhkan dirinya sebagai desainer yang konsentrasi pada keindahan alam. Kali ini ia mengusung tema kupu-kupu. Di mana kupu-kupu lekat dengan tampilan manis nan cantik seolah menggambarkan sosok perempuan.

Dan yang terakhir, Ariy Arka menutup fashion show dengan koleksi busana ready to wear laki-laki. Terdapat aksen seperti bordir maupun ruffle di beberapa bagian.

"Semua busana KEMELUT merupakan hasil dari kain, benang dan limbah yang akhirnya saya manfaatkan kembali," pungkasnya.  

Artikel Menarik Lainnya:

Sumber: indozone.id
0
0 none
Komentar