Indozone ID Menulis artikel
@indozone

Daftar Pekan Mode Dunia yang Batal Digelar Gara-gara Virus Corona

Daftar Pekan Mode Dunia yang Batal Digelar Gara-gara Virus Corona

INDOZONE.ID - Berdasarkan laporan terbaru virus corona Covid-19  telah menjangkiti 76 negara, termasuk Indonesia. Maka tak heran bila, WHO menaikkan risiko penyebaran virus corona Covid-19 di level tertinggi.

Dampak dari menyebarnya wabah virus corona (covid-19) juga dirasakan oleh industri fashion dunia. Beberapa pekan mode terpaksa membatalkan pagelaran, meski ada juga yang hanya menunda. Inilah daftar pekan mode dunia yang batal digelar gara-gara virus corona.

Shanghai Fashion Week

Shanghai Fashion Week merupakan pekan mode terbesar di Tiongkok. Namun, perhelatan yang semula akan dihelat pada 26 Maret 2020 resmi ditunda menyusul merebaknya wabah virus corona.

Tetapi, kemungkinan pekan mode ini akan tetap berlangsung dengan penyelenggaraan secara streaming pada 24-30 Maret. Sebab, laporan terbaru Global Cosmetics News, Shanghai Fashion Week akan bekerja sama dengan Alibaba. 

Beijing Fashion Week

Seharusnya Beijing Fashion Week berlangsung pada 25 - 31 Maret 2020. Namun, penyelenggaraannya ditunda sementara.

Pasalnya, para desainer, pelaku bisnis, komite pekan mode, dan pemerintah lokal belum sepakat dengan slot waktu yang paling sesuai untuk menarik minat buyer.

Tokyo Fashion Week

Jepang mengambil langkah tegas dengan membatalkan Tokyo Fashion Week yang rencananya digelar padapada 16-21 Maret.

Para agen perjalanan, perusahaan, dan pelaku mode tekah membatalkannya sendiri.

Seoul Fashion Week

Korea Selatan merupakan negara kedua dengan jumlah kasus virus corona terbanyak setelah Tiongkok. Sebanyak 26 orang korban meninggal dunia.

Pekan mode musim gugur/dingin 2020 yang seharusnya berlangsung pada 17-21 Maret ini dibatalkan setelah sejumlah desainer mengundurkan diri dari acara mode dua tahunan tersebut.

Artikel Menarik Lainnya:

Sumber: indozone.id
0
0 none
Komentar