Indahhikma Menulis artikel
@indahhikma

Bincang Bareng Ren Tentang NUEST, Ide dan Prinsip Hidup

Bincang Bareng Ren Tentang NUEST Ide dan Prinsip Hidup
Bincang-bincang bareng Ren NUEST
Cocok buatmu

Ren NU'EST berbicara tentang album baru dan perbedaan dari konsep fantasi pada proyek sebelumnya. Idol tersebut menerangkan bila kali ini mereka lebih memilih sesuatu yang realistis dan dapat dihubungkan.

Sebagai anggota dari boy group populer, Ren menerangkan bahwa secara pribadi ia selalu siap dengan konsep yang berbeda-beda. Meskipun terkadang ada penyesalan, namun semua itu memberinya pengalaman berharga. Misalnya saja nih, diharuskan pakai wig atau ekstensi. Bukankah hal tersebut hanya dilakukan oleh wanita? Kembali lagi, Ren tetap nggak menyesalinya sudah tampil out of the box.

Lantas seperti apa sih rencana ke depannya dan bagaimana ia serta grupnya bisa membpertahankan kesolidan? Simak ulasannya berikut ini, yuk!

1. Menyatukan karakter dalam satu grup

Kwikku, Menyatukan karakter dalam satu grup

Dalam satu kelompok tentu masing-masing anggota memiliki karakter yang berbeda-beda. Akan tetapi mereka seringkali diharuskan untuk bernegosiasi. Ren mengaku selalu mengambil langkah mundur. Sedangkan Minhyun justru sebaliknya.

Walaupun bertolak belakang, masing-masing anggota selalu menanyakan apa yang dipikirkan dan saling mendengarkan pendapat. Di samping itu, waktu juga berperan dalam hal ini. Delapan tahun bersama, secara alami mereka membentuk kerja tim yang stabil. 

2. Selera unik Ren

Kwikku, Selera unik Ren

Selain konsep grup, Ren dikenal merangkul semua jenis konsep tanpa memandang usia, jenis kelamin dan ras. Ia mengatakan bila ingin menjadi orang yang menafsirkan sesuatu dari sudut pandang sendiri. Sang idol juga nggak suka bermain aman karena menurutnya itu nggak menyenangkan.

Meskipun memilih sesuatu yang berbeda harus berhadapan dengan risiko, namun ia menganggap itu adalah hal yang menyenangkan. Bermain aman begitu membosankan, sedang ketika menampilkan sesuatu baru orang justru lebih antusias. 

3. Di balik ide epik, ada sifat pemalu

Kwikku, Di balik ide epik ada sifat pemalu

Ren boleh saja hadir dengan ide-ide out of the box. Siapa sangka bila ia sebenarnya adalah seornag pemalu. Untuk menutupi itu semua, dia mencoba untuk berani dan berusaha bersikap obyektif.

Pada prinsipnya, jika sembilan orang menyukainya maka hanya ada satu orang yang sebaliknya. Dengan demikian, dia akan lebih mendengarkan satu orang itu demi menjadi yang terbaik ke depannya.

Di samping itu, Ren juga sadar bahwa ia nggak bisa menyenangkan semua orang. Oleh sebab itu, dia berusaha menampung kritikan, tetapi nggak untuk bully-an apalagi hal-hal negatif. 

0
0 none
Komentar