I.D.Pran Menulis artikel
@ipranastiti

Menuju Jalan Kebenaran, 5 Tokoh Anime yang Tadinya Jahat Ini Berubah Jadi Baik

Menuju Jalan Kebenaran 5 Tokoh Anime yang Tadinya Jahat Ini Berubah Jadi Baik
Selalu ada kesempatan untuk yang mau berubah
Cocok buatmu
Hati manusia siapa yang tahu, kadang bisa berubah menjadi jahat, tapi yang jahat pun bisa jadi orang baik.

Hai, Kwikkers. Kamu pasti sering banget, kan menjumpai karakter anime yang awalnya lawan menjadi kawan? Banyak alasan mengapa seorang tokoh yang awalnya antagonis berbelok haluan ke sisi protagonist. Biasanya karena mereka sadar bahwa melakukan kejahatan tidak akan menyelesaikan masalah, atau mereka menemukan hal yang lebih menyenangkan dan berarti ketika berada di samping si MC. Contohnya saja di Naruto, dengan ceramah no jutsu dan kebaikan hati Naruto, tokoh-tokoh antagonis pun sadar akan perbuatannya dan mulai mendukung Naruto.

Dari sekian banyak tokoh anime yang dilabeli sebagai 'si jahat yang berubah baik' berikut ini adalah beberapa yang akan kita ulas. Kita nggak akan bahas Vegeta, ya. Doi sudah sering sekali dibahas sama yang lain.


1. Gaara dari Naruto

Kwikku, Gaara dari Naruto
Sumber: Pierrot
Gaara yang sekarang memang berbeda sekali dengan awal kemunculannya di layar kaca. Dia dulu dimunculkan sebagai salah satu peserta ujian chuunin dari Suna, bersama Kankurou dan Temari. Namun, berbeda dari dua saudaranya yang lebih punya manusiawi, Gaara digambarkan sebagai sosok yang dingin dan tidak segan membunuh orang menggunakan pasirnya. Hal itu terjadi karena memang masa lalunya sangat mengiris hati. Ayahnya berusaha membunuhnya, ibunya meninggal saat melahirkannya, dia ditakuti warga desa, dan orang yang paling dia percaya malah berusaha membunuhnya. Sebagai anak yang butuh kasih sayang di usia belia, dia pun berubah menjadi sosok yang sangat sadis. Untungnya setelah bertemu Naruto dan mendapat secercah kata-kata motivasi, dia pun berusaha memperbaiki hidupnya.


2. Gajeel Redfox dari Fairy Tail

Kwikku, Gajeel Redfox dari Fairy Tail
Sumber: A-1 Pictures, Dentsu Inc., Satelight, Bridge, and CloverWorks
Awalnya, Gajeel adalah anggota dari kelompok Phantom Lord Guild. Mereka dikenal sebagai salah satu guild yang hebat. Namun, seperti pada umumnya orang yang sudah punya popularitas, kadang mereka menjadi sombong. Phantom Lord Guild sering sekali membuat gara-gara dengan menyulut konflik, termasuk kepada Fairy Tail Guild. Konflik mereka sudah bukan menjadi masalah biasa karena bisa menimbulkan korban. Namun, pada akhirnya Phantom Lord Guild bubar. Gajeel yang kuker alias tidak tahu apa yang harus dia lakukan, akhirnya diajak bergabung ke Fairy Tail Guild oleh Makarov. Dia pun akhirnya berada di pihak sang protagonist dari anime Fairy Tail.


3. Scar dari Fullmetal Alchemist: Brotherhood

Kwikku, Scar dari Fullmetal Alchemist Brotherhood
Sumber: Bones
Ada alasan mengapa Scar menjadi penjahat. Awalnya, dia mungkin hanya diperkenalkan sebagai penjahat yang suka cari gara-gara dengan membabi buta. Namun, ternyata itu karena dia punya dendam pada para State Alchemists yang telah memusnahkan para Ishvalans. Dia bahkan membunuh orang yang berusaha menyelamatkannya, contohnya Rockbells. Namun, perasaannya mulai sedikit demi sedikit berubah ketika Winry, anak dari Rockbells, masih mau membantunya meskipun Scar sudah membunuh orang tua Winry. Kemudian dengan semakin berjalannya cerita, Scar mulai bergabung bersama Edward dan yang lain. Sebab ia tahu, tujuan mereka dan dirinya sama, mereka sama-sama menginginkan perdamaian.


4. Nishio Nishiki dari Tokyo Ghoul

Kwikku, Nishio Nishiki dari Tokyo Ghoul
Sumber: Pierrot
Nishiki awalnya sangat tidak suka dengan Kaneki. Inilah mengapa Nishiki bersikap tidak baik kepada Kaneki, bahkan mencoba untuk menantang Kaneki bertarung. Namun, ternyata Nishiki bukan orang yang tidak tahu balas budi. Dia jadi lebih baik setelah Kaneki membantu pacarnya untuk bebas dari penculikan. Bahkan setelah itu Nishiki bergabung ke dalam Anteiku bersama Kaneki. 


5. Crona dari Soul Eater

Kwikku, Crona dari Soul Eater
Sumber: Bones
Dari awal pun Crona sudah tidak punya minat menjadi orang jahat. Hanya saja, punya orang yang selalu memaksanya membunuh memang merepotkan baginya. Medusa Gorgon, ibunya, memang agak psikopat. Dia memaksa Crona membunuh sejak kecil, sehingga hal itu berpengaruh pada Crona ketika dewasa. Untungnya, Crona segera bertemu dengan Maka, sehingga dia sadar bahwa apa yang dilakukannya memang tidak benar.


0
0 none
Komentar
    Artikel Untukmu
    4 Pertanyaan Yang Bakalan Sering Kamu Dengar Memasuki Usia Duapuluhan
    Setiap fase kehidupan sudah pasti punya tantangan tersendiri. Begitupun dengan semua yang berhubungan dengan perkembangan diri. Orang selalu ingin tahu apa pencapaian kita tanpa melihat ke dalam dirinya sendiri. Mungkin itu adalah sebuah bentuk perhatian dan dukungan mereka untuk memacu kita agar tidak stagnan dan hanya berhenti di pencapaian yang segitu-segitu saja.
    Tak Perlu Jauh-jauh ke Luar Negeri, 10 Obyek Wisata Ini Ada di Indonesia
    Dibuat mirip dengan di luar negeri, tempat wisata di tanah air sebelas dua belas dengan aslinya.
    Ilustrasi Mengerikan Tentang TRUMP (Presiden Amerika yang Baru)
    EdanTV - Sejak pemilihan presiden amerika tahun lalu, Trump sudah menjadi headline di majalah majalah didunia. Kebanyakan artis artis di Amerika tidak suka terhadap sifat Trump yang kasar dalam berbicara. Sekarang Trump sudah resmi menjadi presiden Amerik
    Bakal Dibuat Baper Sama Park So Dam di Serial Record Of Youth
    Siapa yang tidak kenal aktris yang satu ini? Dia sering tampil berani dan mencuri pertahian publik dari kualitas talenta yang ia berikan. Tepat! inilah Park So Dam. Gadis berwajah mungil yang bakal menyapa kamu di drama Record of Youth. Alur drama ini sen
    Jiyeon T-ara Inginkan Reuni Seperti Fin.K.L
    Jiyeon T-ara hadir dalam sebuah wawancara oleh SPOTV News. Sejak debut dengan kelompok gadis-gadis itu pada tahun 2009, ia resmi terjun ke dunia hiburan. Dan tahun ini sudah masuk usia ke-10 tahun. Pada Juli lalu, girl group merayakan 10th anniversary. Sa