Penanganan Polusi, Uni Eropa Kini Melarang Penggunaan Plastik Sekali Pakai

Penanganan Polusi  Uni Eropa Kini Melarang Penggunaan Plastik Sekali Pakai - Rudy sedotan,sampai,kresek,akan,larang,penggunaannya
Sedotan sampai tas kresek akan di larang penggunaannya.

Uni eropa baru-baru ini di kabarkan akan melarang penggunaan produk plastik sekali pakai demi menanggulangi dampak polusi yang di sebabkan olehnya. Siapapun pasti tau jika dunia kini sedang mengalami krisis tentang sampah pelastik, jadi demi penanggulangannya, uni eropa akan membabat habis seluruh penggunaan plastik sekali pakai di seluruh penjuru negeri.

Hal ini dilakukan demi mengurangi polusi plastik yang ada di lautan yang dewasa ini menjadi sorotan utama di media massa selama beberapa bulan belakangan ini. Meskipun baru saja sebatas rencana, tetapi hal ini merupakan suatu terobosan terbaru untuk membuat dunia lebih baik tanpa sampah. Gerakan anti polusi seperti inilah yang di butuhkan oleh dunia.

1. Bahaya dari sampah plastik
Bahaya dari sampah plastik
idntimes.com

Setiap tahunnya dunia telah menghasilkan sebanyak 300 juta ton sampah plastik, dari jumlah tersebut, ada sekitar 25 juta ton plastik telah disumbangkan oleh negara-negara dari Uni Eropa, dengan tingkat daur ulang yang kurang dari 30 persen. Sekitar 10 juta sampah plastik di buang ke laut setiap tahunnya, hal ini tentu saja akan mengancam ekosistem laut dan biota di dalamnya.

2. Melarang produk plastik sekali pakai
Melarang produk plastik sekali pakai
idntimes.com

Dalam proposal peraturan terbaru, telah tercantum model plastik apa saja yang akan di larang produksinya untuk kedepan. Tetapi, sampai sekarang belum ada kejelasan mengenai hal itu. Namun di situs resmi Uni Eropa sudah menyebutkan beberapa barang tertentu seperti cotton bud plastik, alat makan plastik, piring plastik, sedotan plastik, pengaduk minuman, serta tongkat untuk balon mainan yang sebentar akan di larang penggunaannya.

3. Tidak disetujui oleh produsen plastik
Tidak disetujui oleh produsen plastik
idntimes.com

Peraturan seperti ini nampaknya sangat tidak di setujui oleh para produsen plastik karena terbilang mengancam nyawa perusahaannya. Gabungan perusahaan-perusahaan yang tergabung di Plastics Europe telah berargumen bahwa meskipun proposal ini didukung oleh objetivitas yang tinggi, mereka berpikir bahwa pelarangan ini bukanlah solusi terbaik dan produk alternatif bisa di anggap kurang bersih dari yang di kira.

Lanjut membaca lebih mudah dengan mengunduh Aplikasi Kwikku
10 bulan 2 minggu lalu
1
Boost!
Bagikan


SARAN DARI DISCOVER
Totalitas Demi Peran, Deretan Aktor dan Aktris Ini Rela Ubah Penampilan Seratus Delapan Puluh Derajat
Selalu Jadi Bahan Bullying, Kids Zaman Now Paparkan Pembelaannya
Punya Masalah Bau Badan? 4 Bahan Alami Ini Bakal Bikin Tubuhmu Harum Setiap Hari
Kocak! Iqbaal Ramadhan Jelaskan Proses Terjadinya Mantan
Ngakak Maksimal, Nih 6 Meme Jalur Sepeda Di Jakarta yang Bikin Semua Orang Keriting
Debo Andryos Gabung Dengan Geng Motor Saat Gala Premiere Dilan 1990 di Bandung! Mirip Dilan?
Gak Cuma Enak Doang, Beberapa Makanan Ini Memiliki Nilai Gizi yang Baik Untuk Kesehatan Gigi
Asli Tanpa Editan! 15 Foto Ini Bakal Bikin Kamu Terpukau!
Iqbaal Ramadhan Kembali ke Amerika, Keluarga dan Orang Terdekat Sedih
Ditinggal Iqbaal Kembali ke Amerika Serikat, Vanesha Nangis
Berikut Ini 6 Potret Keajaiban Fotografi yang sangat memukau, Miliki Ilusi yang Menipu Pandangan
5 Kemungkinan yang Mengejutkan Ini Di Prediksi Akan Terjadi Setelah Avengers: Infinity War