Behel Sebagai Perapi Gigi Atau Aksesoris? Begini Sejarah Awal Kawat Gigi Kwikkers!

Behel Sebagai Perapi Gigi Atau Aksesoris  Begini Sejarah Awal Kawat Gigi Kwikkers  - Indahhikma sebelum,setenar,seperti,sekarang,behel,memiliki,sejarah,panjang,hingga,para,dokter,gigi,berani,mempraktekkan,pada,pasien
Sebelum setenar seperti sekarang, behel memiliki sejarah panjang hingga para dokter gigi berani mempraktekkan pada pasien.

Kawat gigi atau behel sebenarnya merupakan suatu alat yang digunakan untuk memberikan tekanan pada gigi, sehingga yang tadinya tidak rata menjadi lebih rapi. Namun kini, behel sendiri tak hanya digunakan sebagai alat untuk merapikan gigi, tetapi juga aksesoris.

Keberadaannya sendiri sudah pernah ditemukan sejak dahulu lho Kwikkers. Fenomena alat bantu gigi ternyata sudah dikenal dalam kebuadayaan manusia sejak 2000 atau 3000 tahun sebelum masehi. Well, untuk menambah pengetahuanmu, berikut sejarah perkembangan behel!

1. Sejarah awal

Menurut AAO (American Association of Orthodontists), para arkeolog menemukan mumi dengan kawat metal mentah yang melilit gigi. Fungsi dari alat tersebut adalah agar menjaga gigi-gigi tetap di tempatnya. Kemudian pada 400 - 500 SM, Hippocrates dan Aristoteles memikirkan cara praktis untuk memperbaiki susunan gigi.

Sementara itu di sebuah makam Romawi di Mesir, seorang peneliti menemukan sejumlah gigi yang terikat dengan kawat emas. Alat tersebut merupakan kawat lihatur pertama di dunia. Akhirnya, seorang filosofer dan ahli fisika bernama Aulus Cornelis Celsus mencetuskan perawatan gigi dengan metode tekanan jari.

2. Perkembangan kawat gigi di Perancis

Sebelum George Washington mengenakan gigi kayu, dokter gigi pada zaman itu sudah memikirkan metode meluruskan gigi. Pada tahun 1728, seorang dokter gigi asal Perancis, Pierre Fauchard merilis sebuah buku berjudul The Surgeon Dentist tentang bagaimana caranya meluruskan gigi.

Dalam bukunya ia menjelaskan alat bantu yang disebut dengan Bandeau, yaitu sepotong logam berbentuk korset. Disusul dengan dokter gigi lainnya, Ettienne Bourdet yang menerbitkan buku berjudul The Dentist Art pada tahun 1757 tentang bagaimana caranya merapatkan gigi.

3. Penyempurnaan teori Bandeau

Bourdet adalah dokter gigi Raja Perancis yang kemudian menyempurnakan teori Bandeau. Ia juga dokter gigi pertama yang merekomendasikan ekstraksi gigi premolar untuk mengurangi kepadatan. Melalui teori ini pula kemudian membuktikan pertumbuhan rahang pada manusia untuk pertama kalinya.

4. Ahli bedah Skotlandia dan anatomi gigi

John Hunger, seorang ahli bedah Skotlandia menulis buku berjudul The Natural History of Human Teeth pada tahun 1771. Dalam buku tersebut ia menciptakan istilah bicuspids, cuspids gigi seri dan geraham.

Kemudian buku keduanya berjudul A Praticial Treatise in The Disease of Teeth yang menggambarkan patologi gigi. Meski meluruskan gigi dan ekstraksi sudah dipraktekkan sejak awal, namun orthodonsi sebagai sains tidak benar-benar ada hingga pertengahan 1800-an.

5. Pengenalan kawat gigi pertama

Pada tahun 1819, Delabarre memperkenalkan kawat gigi untuk pertama kalinya, yang mana menandai lahirnya ortodonsi kontemporer. Disusul dengan istilah orthodontia yang diciptakan oleh Joachim Lafoulon pada tahun 1841. Kemudian Elastis gusi pertama kali dibuat oleh Maynard pada tahun 1843.

Sementara itu ada Tucker yang pertama kali memotong karet gelang dan pipa karet pada tahun 1850. Lalu di akhir 1800-an ada eugene Solomon Talbot, orang pertama yang menggunakan Sinar X untuk diagnosis ortodontik. 

6. Kawat gigi di tahun 1970-an

Behel menjadi tren sampai pertengahan tahun 1970-an. Di tahun tersebut, Earl Bergersen mencipatakan peralatan Ortho-Tain pasif yang memandu pertumbuhan rahang dan memperbaiki ortodontik serta maloklusi pada anak-anak dan orang dewasa. 

7. Kawat gigi transparan pertama

Sekitar tahun 1975, dua ahli ortodontik yang bekerja sama dengan Jepang dan Amerika Serikat mengembangkan sistem penempatan kawat pada permukaan gigi. Kawat tersebut tak terlihat dan bisa merapikan gigi.

Sebenarnya dibutuhkan pelatihan khusus untuk merawat pasien dengan kawat gigi lingual. Banyak ahli ortodontik di Amerika pada tahun 1970 dan 1980-an mulai menyukai penemuan ini dan terus melakukan kemajuan serta teknik baru.

8. Kawat gigi modern

Kini kawat gigi sudah memiliki bentuk lebih kecil namun dengan tekanan lebih besar sehingga dapat merapikan gigi dengan cepat. Salah satu teknologi terbaru dari behel adalah iBrances yakni sebuah perusahaan yang merancang kawat gigi dengan bantuan komputer.

Tetap jaga kesehatan gigi dan mulut meski pakai behel ya guys. Semoga bermanfaat! (ind)

Lanjut membaca lebih mudah dengan mengunduh Aplikasi Kwikku
1 tahun 4 bulan lalu
0
Boost!
Bagikan


SARAN DARI DISCOVER
Lahir era 90an? Aksesoris Rambut Ini Pasti Tahu
15 Foto Paling Gokil Selama di Kereta Yang Berhasil Tertangkap Kamera
7 Potret Keajaiban Fotografi yang Sangat Memukau, Dua Sudut Pandang Menjadi Satu
Terkenal Cerdik dan Lucu, Siapa Abu Nawas Sebenarnya?
Deretan Wasit Wanita Sepakbola Paling Cakep yang Bikin Salfok Pada "Itunya" Yang Gede
Kisah Bocah Berkulit Hijau Dari Inggris, Masyarakat Menghubungkannya Dengan Hal Mistis
Mengulik Sosok Keblek, Makhluk Jadi-Jadian yang Menjadi Legenda di Indonesia
Inilah yang Terjadi ketika Istri Merasa Cemburu Dengan Hobi Suami, Ternyata Sangat Mengerikan
"Sakit Tapi Tak Berdarah” Mungkin Dirasakan 8 Orang Sial Ini!
Tanda-Tanda Nyata dan Mainstream Menjelang Ramadhan, Nomor 6 Paling Berfaedah !
Anak 90-an Nggak Gaul Kalau Belum Baca 4 Buku Ini!
Tidak Hanya Mesir, Indonesia Juga Punya Banyak Tradisi Mumifikasi di Berbagai Daerah