Maschalismos, Ritual Supaya Mayat Tidak Gentayangan di Berbagai Dunia

Maschalismos  Ritual Supaya Mayat Tidak Gentayangan di Berbagai Dunia - I D Pran maschalismos,ritual,supaya,mayat,tidak,gentayangan,berbagai,dunia

Mayat gentayangan? Hantu gentayangan? Ada cara supaya mereka tidak gentayangan, tengok beberapa ritual yang dilakukan beberapa kepercayaan di dunia berikut ini.

Kamu mungkin sedikit janggal dengan istilah mayat gentayangan, mungkin lebih tepat jika disebut hantu gentayangan. Namun, hantu gentayangan adalah roh orang mati yang berkeliaran karena tidak tenang ketika meninggal dan belum bisa ke akhirat. Sedangkan mayat gentayangan mungkin lebih kepada orang mati yang hidup kembali tetapi menjadi sesuatu yang bukan manusia, zombi atau vampir misalnya. Intinya, mayat atau hantu gentayangan ini dianggap sangat menakutkan, sehingga orang-orang pun kerap kali menciptakan ritual atau cara-cara tertentu supaya orang yang sudah mati ini tidak hidup kembali, baik jasadnya maupun rohnya.

Cara untuk mencegah roh gentayangan seperti itu disebut sebagai Maschalismos, yang menurut wikipedia diketahui berasal dari kebudayaan Yunani Kuno. Di Yunani, mereka melakukan Maschalismos biasanya pada orang-orang yang meninggalnya tidak wajar, seperti bunuh diri, pembunuhan, meninggal saat hamil dan sebab-sebab lainnya yang dianggap janggal.

Praktik umum melakukan Maschalismos adalah dengan memotong kaki, tangan, telinga, hidung, serta bagian tubuh lain kemudian bagian potongan tersebut diletakkan di bawah ketiak. Sedangkan praktik Maschalismos di Indonesia sendiri biasanya dengan melepas tali pocong.

Supaya lebih mengenal budaya Maschalismos, berikut ini praktik dari berbagai negara.

Eropa

Di Eropa, mereka yang meninggal secara tidak wajar akan dikuburkan dengan tubuh terbalik, supaya arwahnya tidak gentayangan. Di masa Eropa kuno, tradisi Maschalismos bahkan lebih mengerikan, karena mayat yang meninggal tidak wajar seperti bunuh diri maka hatinya akan ditancapi pancang, ada juga yang kepalanya dipotong kemudian diletakkan di antara kedua kaki si mayat.

Di Inggris bagian pedalaman, tampaknya praktik Maschalismos ini masih bisa ditemukan. Mereka biasanya mengikat kaki mayat sampai ke jari-jarinya menjadi satu. Hal ini supaya roh-roh orang mati tidak bisa berjalan-jalan di malam hari.

Amerika

Di Amerika, tepatnya suku Indian, mereka akan memotong telapak setiap orang yang meninggal akibat tersambar petir.

Afrika

Di negara-negara Afrika, praktik Maschalismos ini juga punya cara sendiri. Mereka akan memotong otot dan sumsum tulang belakang orang yang sudah mati.

Australia

Sedangkan di Australia, tepatnya suku Aborigin, orang yang mati akan dipukuli sampai tulang-tulangnya patah. Kemudian bagian-bagian di mana tulang yang patah akan diberi batu.

anehdidunia.com
Lanjut membaca lebih mudah dengan mengunduh Aplikasi Kwikku
1 tahun 4 bulan lalu
0
Boost!
Bagikan


SARAN DARI DISCOVER
Beneran Serem, Tempat Angker di Dunia Nyata Ini Rupanya Dijadikan Latar Film Horor
Transformasi Superhero Ini Bikin "Tercengang" ! Kok Bisa Pakai Itu Di luar ?
16 Fakta Menarik tentang Sosok Google Doodle Hari Ini, Virginia Woolf!
Beberapa Poster dan Iklan Dari Malaysia Ini Asli Sukses Membuat Orang Indonesia Ngakak!
5 Aplikasi iPhone di App Store (iOS) Bakal Bikin Kantong Bokek, Mahal Bangeeet !
Permainan Generasi 90-an Yang Bisa Bikin Nostalgia dan Kangen Masa Kecil
Deretan Wasit Wanita Sepakbola Paling Cakep yang Bikin Salfok Pada "Itunya" Yang Gede
Marak Adanya Pelakor, Meme Tentang Selingkuh Ini Ampun Lucunya
Waktu Sudah Berlalu, Potret Jadul Selebriti Indonesia Ini Buktikan Kalau Mereka Nggak Bisa Menua
Suanggi, Hantu Menakutkan yang Menjadi Mimpi Buruk Masyarakat Papua
10 Penampakan Supermarket Zaman Dulu Ini Bikin Pengen Naik Mesin Waktu