fachrinaprilia Menulis artikel
@fachrinaa

Diadakan Setiap Tahun, 4 Festival Jepang Ini Seru Abis!

Diadakan Setiap Tahun 4 Festival Jepang Ini Seru Abis
Selain dikenal sebagai negara maju, Jepang juga dikenal memiliki budaya yang kental. Dalam sepanjang tahun disetiap bulannya, Jepang selalu mengadakan tradisi turun temurun dengan berbagai festival menarik.
Cocok buatmu

Jepang seolah tidak pernah kehabisan akal untuk menarik perhatian masyarakat dunia. Negara tersebut dikenal dengan berbagai inovasi cerdas yang telah diciptakan. Selain dikenal sebagai negara maju, Jepang juga dikenal memiliki budaya yang kental. Seperti halnya budaya Indonesia yang melimpah ruah karena banyaknya suku yang ada, Jepang juga memiliki budaya yang nggak kalah menarik. Dikutip dari laman online Savvytokyo.com dalam sepanjang tahun disetiap bulannya, Jepang selalu mengadakan tradisi turun temurun dengan berbagai festival menarik. So, penasaran seperti apa? Simak yuk ulasan berikut ini

1. Somin-sai

Kwikku, Sominsai

Festival Somin-sai dimeriahkan dengan penampilan pria Jepang dengan hanya memakai pakaian dalam saja yang disebut dengan fundoshi. Event ini diciptakan oleh Asosiasi Fundoshi Jepang untuk menjaga budaya setempat. Umunnya, Somin-sai digelar pada bulan Februari.

2. Dorome Matsuri

Kwikku, Dorome Matsuri

Selanjutanya di bulan April diselenggarakan festival Dorome Matsuri yang merupakan bagian dari ritual doa untuk meningkatkan panen bayi teri (dorome). Festival ini identik dengan lomba minum sake, para peserta harus menghabiskan 1,8 liter sake dalam sekali tegukan.

3. Onbashira Matsuri

Kwikku, Onbashira Matsuri

Diantara bulan April dan Mei akan dilaksanan festival Onbashira Matsuri yang terdiri dari 3 tahap, yaitu meluncurkan batang pohon menuruni bukit (Kiotoshi), menyebrang sungai (Kawagoshi), dan mendirikan batang pohon di kuil (Tate Onbashira)

4. Nabe Kanmuri Matsuri

Kwikku, Nabe Kanmuri Matsuri

Para gadis ciliki yang berusia 8 tahun akan mengikuti festival Nabe Kanmuri Matsuri dengan mengenakan kimono merah dan hijau yang disebut Kariginu, lengkap dengan panci di kepalanya. Ada yang mengatakan bahwa festival ini adalah ritual untuk membuktikan apakah para gadis tersebut perawan atau tidak. Jika panci terjatuh dari kepalanya, maka gadis tersebut tidak perawan. Ada-ada saja ya?

0
0 none
Yang mungkin kamu suka
Komentar