I.D.Pran Menulis artikel
@ipranastiti

Indah tetapi Beracun. Inilah Pitohui, Burung Asal Papua yang Eksotik

Indah tetapi Beracun Inilah Pitohui Burung Asal Papua yang Eksotik
Indonesia memiliki beragam kekayaan alam yang melimpah. Termasuk ketika kita ke Papua, ada salah satu spesies langka nan indah tetapi memiliki racun mematikan bernama burung Pitohui.
Papua adalah salah satu tempat di Indonesia yang keindahannya tidak perlu dipertanyakan lagi. Pulau yang masih asri dibandingkan pulau lain di Indonesia ini menyimpan hal-hal luar biasa di dalamnya, termasuk flora dan faunanya. Oleh sebab itu, kali ini kita akan mengulik sedikit mengenai jenis burung beracun yang diberi nama Burung Pitohui.

Memangnya, apa uniknya burung beracun ini?

Burung Pitohui adalah burung yang tidak terlalu besar, dengan rupa yang indah dan cantik. Kalau biasanya burung besar seperti burung pemakan bangkai, gagak, elang atau burung hantu yang ditakuti masyarakat, maka tak perlu berukuran sebesar untuk Pitohui ditakuti manusia. Sebab, bulu-bulu burung ini ternyata mengandung racun jenis neurotoxin, yaitu tipe racun yang dapat menyerang jaringan otak, bernama homobatrachotoxin. Zat tersebut merupakan racun alami yang mematikan.

Para peneliti mengungkapkan bahwa dalam percobaan menggunakan tikus yang disuntikkan neurotoxin, maka tikus tersebut langsung mati. Inilah mengapa banyak manusia yang tidak mau menangkap atau memelihara Pitohui, sebab bulu burung ini memiliki racun mematikan tersebut.

Spesies Pitohui sendiri ada bermacam-macam, berikut ini beberapa namanya.

1. Variable pitohui (Pitohui kirhocephalus)

Kwikku, Variable pitohui Pitohui kirhocephalus
Sumber: hbw.com

2. Hooded pitohui (Pitohui dichrous)

Kwikku, Hooded pitohui Pitohui dichrous
Sumber: http://charismaticplanet.com

3. White-bellied pitohui (Pitohui incertus)

Kwikku, Whitebellied pitohui Pitohui incertus
Sumber: oiseaux.net

4. Rusty pitohui (Pitohui ferrugineus)

Kwikku, Rusty pitohui Pitohui ferrugineus
Sumber: youtube.com

5. Crested pitohui (Pitohui cristatus)

Kwikku, Crested pitohui Pitohui cristatus
Sumber: staticflickr.com

6. Black pitohui (Pitohui nigrescens)

Kwikku, Black pitohui Pitohui nigrescens
Sumber: burungnya.com
Manusia yang terkena racun burung ini biasanya akan mengalami gejala seperti kesemutan, mati rasa, bersin dan beberapa gajala kecil lain. Namun, jika terus dilakukan interaksi dengan burung ini tanpa penanganan apa pun, akan menyebabkan kelumpuhan serius dan juga kematian.

Namun, berkat burung ini yang beracun, tidak banyak manusia yang memburunya sehingga kita masih bisa menikmati keindahannya kalau sedang pergi ke Papua. Lagipula, butung Pitohui juga menyebarkan aroma tidak enak, khas spesies beracun. Dipelihara pun nanti kamu yang rugi sendiri, loh. Lagi pula burung akan lebih cantik kalau mereka terbang bebas daripada dikurung dalam sangkar. Kalau kamu ngebet banget ingin memelihara burung, gimana kalau perbanyak saja tanaman di rumahmu. Nanti burung-burung akan berdatangan dengan sendirinya, kok.

0
0 none
Komentar