Diangkat Dari Karya Sastra Modern, 5 Film Ini Punya Nilai Implisit. Wajib Banget Ditonton!

Diangkat Dari Karya Sastra Modern  5 Film Ini Punya Nilai Implisit  Wajib Banget Ditonton  - Indahhikma punya,makna,mendalam,film,yang,diangkat,dari,karya,sastra,modern,wajib,banget,kamu,tonton
Punya makna mendalam, film yang diangkat dari karya sastra modern ini wajib banget kamu tonton!

Karya sastra memiliki kisah yang matang dan tak terlupakan. Seluruh komponen cerita, mulai dari karakter, plot, setting, hingga isu-isu di dalamnya dikemas sedemikian rupa sehingga menghasilkan sebuah narasi yang memiliki emosi. Oleh sebab itu, beberapa rumah produksi memiliki karya sastra sebagai dasar dari film yang diproduksinya.

Karya sastra klasik dan modern sama-sama memiliki unsur cerita yang khas dan mengagumkan. Pembaca digiring pada sebuah cerita yang nantinya menimbulkan sebuah opini, spekulasi hingga imajinasi. Tak ayal pula bila film-film yang diangkat dari karya sastra banyak mendapatkan penghargaan bergengsi.

Well Kwikkers, film yang diangkat dari karya sastra sebenarnya tidak membosankan jika kamu benar-benar menyaksikannya. 5 film yang diangkat dari sastra modern ini wajib banget kamu tonton!

1. A Very Long Engagement (2004)

A Very Long Engagement merupakan adaptasi dari karya sastra modern berjudul Un Long Dimanche de Fiancailles (1991) oleh Sebastien Japrisot. Kisah berawal dari Mathilde (Audrey Tautou) tak percaya jika tunangannya Manech (Gaspard Ulliel) terbunuh saat sedang bertugas sebagai prajurit di Perang Dunia I.

Wanita itu akhirnya memulai pencarian demi mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi di medan perang dengan bantuan investigator rahasia. Selama pencariannya, Mathilde menemukan banyak bukti mulai dari pembangkangan kejam tak bermoral yang dilakukan orang Perancis untuk berurusan dengan pembelot hingga pengakuan para prajurit. Di sana ia juga bertemu dengan perempuan-perempuan bernasib sama dengannya.

2. Atonement (2007)

Atonement merupakan film yang diangkat dari karya sastra berjudul serupa karya Ian McEwan. Film ini dibintangi oleh Keira Kinghtley (Cecillia Tallis) dan James McAvoy (Robbie Turner).

Robbie sangat bahagia saat tahu cintanya dibalas oleh Cecillia. Sementara itu, lelaki tersebut minder karena dia hanya anak tukang kebuh keluarga Tallis. Sementara sifat angkuh Cecilia hanya kamuflase untuk menutupi kecanggungannya saat dekat dengan Robbie.

Konflik terus bergulir, saat Briony yang diperankan oleh Saoirse Ronan menuduh Robbie memperkosa sepupunya, Lola. Pemuda itu pun harus dipenjara. Dalam perasaan kecewa itu Cecilia memilih meninggalkan rumah untuk mengikuti pelatihan perawat, sementara Robbie akhirnya dibebaskan dengan syarat mendaftar militer. Kisah akhirnya, bisa ditonton sendiri ya Kwikkers.

3. The Reader (2008)

The Reader merupakan film adaptasi dari karya sastra berjudul Der Vorleser (1997) oleh Bernhard Schlink. Dikisahkan Michael Berg yang diperankan oleh David Kross yang diam-diam menjalin cinta dengan Hanna Schmitz yang dibintangi oleh Kate Winslet.

Hanna lebih tua dari Michael. Wanita itu diam-diam meminta sang kekasih membacakan novel klasik untuknya. Dengan senang hati, pemuda itu pun melakukannya. Namun suatu hari, sang lelaki merasa terluka karena Hanna menghilang secara tiba-tiba tanpa meninggalkan pesan. Selang beberapa tahun, saat Michael sudah menjadi mahasiswa hukum mendapati Hanna tengah disidang atas kejahatan perang Nazi.

4. Never Let Me Go (2010)

Diangkat dari kasrya sastra berjudul sama karya Kazuo Ishiguro, Never Let Me Go merupakan film tentang persahabatan. Tiga pemuda bernama Kathy (Carey Mulligan), Tommy (Andrew Garfield), dan Ruth (Keira Knightley) tumbuh bersama di sekolah asrama Hailsham di daerah pedesaan Inggris.

Mereka diarahkan untuk menciptakan karya seni terbaik yang akan dipajang di Galeri yang dijalankan oleh wanita misterius, Madame. Usai meninggalkan sekolah, kebenaran tentang Hailsham mulai terungkap. Persahabatan mereka pun akhirnya terancam hancur karena konflik antara tiga orang pemerannya.

5. Norwegian Wood (2010)

Judul asli dari film ini adalah Noruwei no Mori yang diterbitkan pada tahun 1987. Meski banyak adegan dewasa di dalam novelnya. Namun, karya sastra ini menunjukkan suatu pandangan tentang emosi manusia yang menyerupai gunung es.

Memiliki setting tahun 60-an, Toru Watanabe (Kenichi Matsuyama) memiliki seorang cinta pertama bernama Naoko (Rinko Kikuchi). Wanita itu menyukai sahabat Toru bernama Kizuki (Kengo Kora) yang pada akhirnya bunuh diri saar berusia 17 tahun. Nantinya, Toru kembali bertemu dengan Naoko dan mengetahui bila cintanya itu mengalami depresi berat sejak kehilangan Kizuki.

Karya sastra memiliki nilai implisit dalam kisahnya yang rumit. Oleh sebab itulah, film hasil adaptasinya mengajarkan penonton untuk lebih kritis. Jadi, kamu mau pilih yang mana dulu nih untuk menemani waktu weekend nanti? (ind)

                                                                                

Lanjut membaca lebih mudah dengan mengunduh Aplikasi Kwikku
1 tahun 7 bulan lalu
1
Boost!
Bagikan


SARAN DARI DISCOVER
Gunung Kece yang Ada di Pulau Jawa Ini Harus Kamu Daki!
Rahasia Di Balik Agenda Rutin Pemilihan Putri Indonesia, Ternyata Begini Yang Terjadi
Kumpulan Buah Hitam Manis yang Kaya Manfaat
Pernah Kehilangan Dompet? Mbah Dukun Bukan Solusi Terbaik
Karyawan Minimarket Ini Mendadak Jadi Selebgram, lho! Kok Bisa ya?
Jeff Smith: Aktor Muda Berbakat yang Gantengnya Bikin Fans Degdeg-an
Kopi Hitam, Minuman Legendaris Kaya Manfaat
Gemes: Deretan Anak Seleb yang Tak Kalah Beken
Punya 120 Istri, Pria Thailand Ini Menikah Dimana Dia Singgah
Ladies: Inilah Daya Pikat Lipstik Sesuai Warnanya. Kamu Wajib Tahu
Old Jaman Now Masih Ingat Gak Dengan 7 Mitos Tahun 90-an Ini? Kids Jaman Now Pasti Gak Tau.
Selain di Indonesia, Negara Lain Juga Punya Kisah Mitos Yang Masih Dipercaya Hingga Kini