Indahhikma Menulis artikel
@indahhikma

Fajar Bustomi Kenang Cibiran Orang Saat Hendak Filmkan Dilan 1990

Fajar Bustomi Kenang Cibiran Orang Saat Hendak Filmkan Dilan 1990

Sukses sebagai film fenomenal di tahun 2018, Dilan 1990 digarap oleh tangan-tangan dingin dibaliknya. Salah satu yang berjasa besar dalam pembuatan film ini adalah Fajar Bustomi. Sebelumnya, ia dihujani banyak kritikan karena yang digarapnya tidak sesuai dengan nuansa 1990 di mana cerita itu ditulis.

Ia mengenang perjalanan panjang saat Dilan 1990 masih menjadi rencana untuk difilmkan. Fajar sempat menenteng novel karya Pidi Baiq ke beberapa rumah produksi agar dapat diangkat ke layar lebar. Dalam perjalanannya itu, ia mengaku ada orang yang ingin menjegal. Dirinya dinilai tak layak dan tak bakal mampu.

"Saat penggarapannya saya merasa terbebani. Sebab jika benar-benar tak sukses, bagaimana muka dan perasaan saya. Tapi saya tidak menyerah. Apalagi saya sendiri adalah penggemar berat novelnya. Saya tegaskan pada produser, jika tidak laku atau proyek ini gagal, saya siap ganti rugi produksi, tentu sebatas kemampuan keuangan saya. Maka proyek ini rasanya seperti melewati jalan terjal,” ujarnya panjang lebar.

Tidak berhenti sampai di sana, setelah film Dilan 1990 rampung, kritikan kembali menghujamnya. Hasil garapannya dinilai tidak mencerminkan setting dan properti era 1990. Meskipun demikian, hal tersebut menjadi pembelajaran untuk kedepannya.

<[kwik-adsinhere]>

"Saya akui ada sejumlah catatan yang harus diperbaiki. Tapi saya merasa sudah bekerja keras bersama pemain dan kru. Tapi semua kan memang ada plus minus-nya,” imbuhnya.

Diketahui bahwa Fajar bustomi adalah sutradara ketiga yang akhirnya terlibat dalam film Dilan 1990. Sebelumnya, proyek ini akan diserahkan pada Rizal Mantovani kemudian bergeser pada Monty Tiwa pada 2016 lalu. (ind)

1
1 none
Komentar