Indahhikma Menulis artikel
@indahhikma

Rano Karno Salut Atas Akting Reza Rahadian dan Kemampuan Hanung Bramantyo

Rano Karno Salut Atas Akting Reza Rahadian dan Kemampuan Hanung Bramantyo

Menjabat sebagai Gubernur Banten tak lantas membuat Rano Karno mundur dari dunia hiburan. Aktor yang telah memulai aktingnya sejal kecil ini kembali terlibat dalam satu project film berjudul Benyamin Biang Kerok. Meski bukan lagi sebagai peran utama, namun ia justru tak henti-hentinya memuji akting dari Reza Rahadian yang diketahui pengganti Benyamin dalam memerankan Pengki.

Rano mengaku terkejut saat pertama kali melihat akting dan gesture Reza yang mirip dengan almarhum. Meski berbeda generasi, namun ia pernah beradu akting dengan Bang Ben dalam serial Si Doel, sehingga sedikit banyak tahu bagaimana tingkah hingga ciri khas dari sang aktor legenda itu.

"Saya kaget waktu pertama kali lihat Reza jadi Benyamin. Kok bisa sama. Dari ketawanya, gesture-nya. Aku kenal babe dari tahun 60-an. Main film bareng sih nggak banyak tapi sering bergaul bareng, soalnya sama-sama anak Kemayoran,” ujar Rano dalam sambungan telepon di acara News Line Metro TV.

Sebagai aktor senior yang sudah lama malang melintang di dunia hiburan, Rano menilai bila akting Reza sebagai Pengki cukup berhasil.

<[kwik-adsinhere]>

"Dia memerankan Benyamin dalam sebuah film, cukup berhasil memerankannya,” imbuhnya.

Bagi pemeran Galih dalam Gita Cinta dari SMU ini, remake film Benyaim Biang Kerok merupakan bentuk apresiasi dari masyarakat. Ia meyakini bila hal tersebut juga didasarkan dari jumlah penonton film yang setiap tahunnya meningkat. Pembuatan ulang ini juga sebagai bentuk pelestarian terhadap budaya lokal dan membangkitkan kembali film Indonesia.

"Dikatakan remake karena adanya apresiasi dan masyarakat. Jumlah penonton dari film ke film meningkat, sehingga film ini akan sangat bagus bila di-remake. Bisa juga sebagai bentuk semakin membangkitkan perfilman Indonesia,” imbuhnya.

Rano juga memuji kemampuan sang sutradara Hanung Bramantyo yang sanggup membuat film ini tak sekadar adu akting dari pemerannya. Namun juga menggabungkan dengan unsur musik. Sebab menurutnya hal ini sudah lama tidak ada di perfilman Indonesia.

"Saya kasih jempol dua untuk Mas Hanung karena bisa menggabungkan film dan musik jadi satu. Ini sudah lama tidak ada di dunia perfilman,” tutupnya. (ind)

1
1 none
Komentar