Budaya Lalu Lintas Jepang Yang Bikin Kita Malu

Budaya  Lalu Lintas Jepang Yang Bikin Kita Malu - Hamdan jepang,dikenal,sebagai,salah,satu,negara,dengan,produksi,kendaraan,terbesar,dunia,indonesia,banyak,merek,mobil,maupun,motor,yang,berasal,dari,negara,matahari,terbit,meskipun,negara,maju,dalam,bidang,otomotif,masyarakatnya,memiliki,budaya,yang,sangat,tertib,dalam,berlalu,lintas
Jepang dikenal sebagai salah satu negara dengan produksi kendaraan terbesar di dunia. Di Indonesia banyak merek mobil maupun motor yang berasal dari negara matahari terbit ini. Meskipun negara ini maju dalam bidang otomotif, masyarakatnya memiliki budaya yang sangat tertib dalam hal berlalu lintas.

Berikut beberapa hal yang patut dicontoh dari Jepang dalam hal lalu lintas.

1. Membunyikan Klakson Merupakan Hal Yang Tidak Sopan
Membunyikan Klakson Merupakan Hal Yang Tidak Sopan
http://www.nic-nagoya.or.jp/en/e/wp-content/uploads/2012/03/driving600a.jpg

Di Indonesia, membunyikan klakson merupakan hal yang lumrah dan sudah tidak tabu. Bahkan saat lampu hijau di traffic light belum menyala pun seringkali pengendara membunyikan klakson agar kendaraan di depannya cepat jalan. Di Jepang, membunyikan klakson dianggap sebagai perbuatan yang tidak sopan. Mereka menganggap hal itu mengganggu dan dapat membuat stress. Klakson dibunyikan hanya saat keadaan darurat saja.

2. Lampu Hazard (Parkir)
Lampu Hazard  Parkir
http://www.autopinas.com/blogs/wp-content/uploads/2015/07/Japan-road-courtesy.jpg

Lampu hazard digunakan sebagai ucapan terima kasih kepada pengendara lain pada saat di persimpangan jalan. Kebiasaan mengucapkan terima kasih bahkan dilakukan pada saat berkendara dengan cara menyalakan lampu ini.

3. Budaya Parkir Rapi
Budaya Parkir Rapi
http://cdn1.collective-evolution.com/assets/uploads/2015/01/25park_span.jpg

Selain memiliki sistem parkir yang maju, masyarakat Jepang sangat tertib dalam memarkirkan kendaraannya. Sangat jarang atau bahkan tidak ditemui mobil yang parkir sembarangan di jalan. Kalau di Indonesia bahkan trotoar digunakan untuk parkir ya?

4. Pejalan Kaki Adalah Raja
Pejalan Kaki Adalah Raja
https://ak6.picdn.net/shutterstock/videos/2130836/thumb/1.jpg

Jika hendak menyeberangi jalan, biasanya kita ragu dan takut, apalagi jika lalu lintas sedang padat. Di Jepang, pejalan kaki adalah raja. Saat hendak menyeberangi jalan, bisa dipastikan pengendara akan menghentikan kendaraan dan memberi kesempatan menyeberang. Beda dengan di negara kita yang seringkali menyerobot hak pejalan kaki bahkan mengendarai motor sampai ke trotoar.

5. Kursus Mengemudi Yang Ketat
Kursus Mengemudi Yang Ketat
http://japaneseexperts.net/wp-content/uploads/2015/09/2022_03.jpg

Di Indonesia, saat mengikuti kursus kendaraan, kita hanya butuh paling tidak 10 jam praktek mengemudi saja tanpa latihan teori. Kemudian bisa dipastikan kita memperoleh Surat Izin Mengemudi (SIM). Di Jepang kita harus menghabiskan 30 jam praktek dan 40 jam teori untuk mendapatkan SIM. Itupun dengan biaya yang sangat mahal sekitar Rp. 25 juta. Wooow...

Lanjut membaca lebih mudah dengan mengunduh Aplikasi Kwikku
1 tahun 10 bulan lalu
2
Boost!
Bagikan


SARAN DARI DISCOVER
Ngena Banget! Ilustrator Korea Ini Menggambarkan Cinta dan Kemesraan dengan Mengesankan, Siapapun yang Baca Pasti Leleh
10 Alasan Kenapa Jepang adalah Negara yang Unik dan Spesial!
Hal-Hal Mengharukan Seputar Orang Dengan Gangguan Kejiwaan, Nomor 4 Bikin Kita Merenung...
Karya Unik dengan Bodypainting Mampu Menipu Mata, Perhatikan Baik-Baik
Susah Bacakan Puisi, Iqbaal Belajar Dari Akting Bak Pujangga Reza Rahadian
Pertimbangkan Skill, 5 Perusahaan Dunia Ini Terima Pekerja Tanpa Ijazah
13 Rumah Pohon Paling Kece yang Bikin Kamu Pengen Punya Salah Satunya!
5 Wanita Berkulit Unik Ini Membuktikan Bahwa Cantik Itu Tak Harus Putih
Jam Segini Liat Bendera Nasional Ini Bakal Bikin Kalian Laper Gaess,, Coba Tengok
Jajanan Enak di Malang yang Wajib Banget untuk Dicoba
6 Atlet Sepakbola Dunia Ini Tolak Minuman Alkohol, Apa Alasannya?
Tak Kalah Dengan Barang Mewah, 5 Kerajinan Seni Khas Indonesia Ini Bernilai Fantastis!