Sang Vokalis Hengkang, Peneduh Rindu Potret Kebersamaan Payung Teduh

Sang Vokalis Hengkang  Peneduh Rindu Potret Kebersamaan Payung Teduh - Indahhikma meluncurkan,album,indie,tujuh,tahun,silam,membuat,nama,payung,teduh,dikenal,lagunya,yang,jazzy,namun,berunsur,folk,berhasil,menarik,minat,anak,muda,hingga,orang,baru-baru,kabar,mengejutkan,datang,dari,sang,vokalis,yang,memutuskan,untuk,hengkang,para,peneduh,tentu,akan,merindukan,kebersamaannya,berikut,kami,rangkum,potret,kekompakan,mereka
Meluncurkan album Indie tujuh tahun silam, membuat nama Payung Teduh dikenal. Lagunya yang jazzy, namun berunsur folk berhasil menarik minat anak muda hingga orang tua. Baru-baru ini kabar mengejutkan datang dari sang vokalis yang memutuskan untuk hengkang. Para Peneduh tentu akan merindukan kebersamaannya, berikut kami rangkum potret kekompakan mereka.

Beberapa hari yang lalu pecinta band Indie dikejutkan dengan berita tak mengenakkan dari band Payung Teduh. Kabar yang berhembus bahwa sang vokalis, Mohammad Istiqamah atau biasa disapa Is hengkang. Setelah pecinta musik bertanya-tanya akan kebenaran berita itu, akhirnya sebuah pernyataan darinya melalui Rollingstone.co.id pun membenarkan. Band yang besar dari Kampus Universitas Indonesia ini mulai terbentuk pada tahun 2007 dengan single pertamanya Angin Pujaan Hujan.

Tahun berselang tepatnya di penghujung tahun 2010, Payung Teduh memutuskan untuk mengeluarkan album Indie pertama. Melalui lagu-lagunya yang sendu, easy listening, dilengkapi dengan lirik puitis berhasil membuatnya digemari banyak kalangan. Hingga single Akad pun muncul yang menjadi awal dari sebuah permasalahan di dalamnya.

Meskipun begitu, penikmat musik masih berharap bila sang vokalis akan kembali menjadi bagian dari Payung Teduh. Jika rindu padanya, berikut potret kebersamaan Payung Teduh kala masih bahagia bersama.

1. Awal Karir, Ivan dan Mas Is Masih Gondrong
Awal Karir  Ivan dan Mas Is Masih Gondrong
http://chordgitar911.blogspot.co.id/p/chord-gitar-payung-teduh.html

Sekelompok mahasiswa yang suka bermusik akhirnya berkumpul menjadi satu. Yang awalnya hanya suka bermain gitar sambil menyanyi di tepi danau, terbentuklah band bernama Payung Teduh. Proses panjang hingga menemukanlah empat anggota yang masih konsisten, yakni Mohammad Istiqamah, Comi, Ivan dan Cito. Di awal kemunculannya sang vokalis tampil dengan rambut gondrong, tak terkecuali Ivan yang masih kurus, ya.

2. Angin Pujaan Hujan Lahir Sebagai Single Pertama
Angin Pujaan Hujan Lahir Sebagai Single Pertama
http://hiburan.metrotvnews.com/musik/zNAj5j2b-wawancara-is-payung-teduh-ini-sebuah-peringatan

Musik Indie memang memiliki peminat tertentu. Payung Teduh memulai perjalanannya dengan menelurkan sebuah single berjudul Angin Pujaan Hujan. Lagu inilah yang memunculkan warna musik pertamanya yang unik kala itu.

3. Mulai Membuat Lagu-Lagu yang Nantinya Hits
Mulai Membuat Lagu-Lagu yang Nantinya Hits
http://www.tribunnews.com/seleb/2015/06/22/kerinduan-di-album-ketiga-payung-teduh

Eksistensi Payung Teduh semakin memuncak. Mereka bahkan membuat lagu-lagu baru yang masih konsisten dengan unsur awal, yakni folk jazz dan beberapa bahkan memiliki sentuhan keroncong. Lahirlah lagu-lagu andalan mereka yang siapa sangka nantinya memiliki banyak peminat, yakni Kucari Kamu, Amy, Untuk Perempuan Yang Sedang Dalam PelukanResahCerita tentang Gunung dan Laut serta karya Amalia Puri yang berjudul Tidurlah dan Malam.

4. Memutuskan Untuk Membuat Album Pertama
Memutuskan Untuk Membuat Album Pertama
https://celebrity.okezone.com/read/2017/07/19/205/1739463/lagu-baru-payung-teduh-sindir-perempuan-yang-banyak-berharap

Berkat lagu-lagunya yang unik, akhirnya Payung Teduh memutuskan untuk membuat album Indie pertama mereka bertajuk Dunia Batas. Hasilnya pun tak mengecewakan. Single-single dalam album tersebut berhasil diterim oleh masyarakat, terutama Untuk Perempuan yang Sedang Dalam Pelukan.

5. Warna Musik Berbeda, Jadi Incaran Penikmat Musik
Warna Musik Berbeda  Jadi Incaran Penikmat Musik
http://linikini.id/musik/3221/payung-teduh-rekaman

Payung Teduh semakin sukses. Namanya mulai dikenal di kalangan masyarakat luas yang haus akan warna musik berbeda. Banyaknya lagu-lagu Indonesia yang kebarat-baratan hingga boyband fever, kemunculan mereka seolah mengobati akan kerinduan musik sebenarnya.

6. Manggung di Berbagai Event Musik Indie
Manggung di Berbagai Event Musik Indie
https://seleb.tempo.co/read/1020318/akad-payung-teduh-banyak-dimanfaatkan-pihak-tak-bertanggung-jawab

Kepopuleran Payung Teduh pun semakin tercium. Mereka tampil di acara musik indie, urban gigs, acara kampus hingga dari kafe ke kafe.

7. Bekerja Sama dengan Yamaha
Bekerja Sama dengan Yamaha
http://imalhafids.blogspot.co.id/2012/10/payung-teduh.html

Mengusung genre folk jazz yang mendayu-dayu, Payung Teduh mulai dilirik oleh sebuah perusahaan besar Yamaha untuk berkolaborasi bersama. Mereka mengaransemen musik dengan sentuhan orkestra. Melalui akun instagram resmi dan personil masing-masing, mereka mengumumkan bila kini semua lagunya akan di aransemen ulang menjadi lebih klasik, namun tidak menghilangkan unsur aslinya.

8. Lahirlah Lagu Akad
Lahirlah Lagu Akad
https://kumparan.com/adhie-ichsan/is-mundur-dari-payung-teduh-karena-sudah-beda-visi

Seiring dengan dikenalnya band indie satu ini, mereka pun menerima tantangan untuk membuat lagu seperti pada umumnya namun tidak melepaskan unsur khas. Lahirlah lagu Akad yang memiliki gaya berbeda dari sebelumnya. Warna musik yang dibawakan pada musik kali ini memang berbeda 180 derajat dari sebelumnya, hingga beberapa penikmat musik mulai protes mengapa Akad dibuat sangat pop jazz. Namun, di sisi lain, ada juga yang memuji hasil karya mereka. Pecinta Payung Teduh pun tak sebatas dari kalangan Indie, namun juga masyarakat luas yang tadinya tidak mengenal.

9. Kontroversi Lagu Akad
Kontroversi Lagu Akad
http://www.rollingstone.co.id/article/read/2017/09/12/140513963/1093/album-baru-payung-teduh-direncanakan-rilis-november

Kesuksesan lagu Akad menjamah masyarakat luas, hingga semua tempat memutarnya. Namun hal tersebut justru menjadi godaan tersendiri bagi band satu ini. Sebelum Is memutuskan untuk hengkang, mereka sempat memprotes pihak-pihak yang telah meng-cover serta tampil dengan lagu Akad tanpa seizin menejemennya. Namun semua dapat terselesaikan dengan perminta maafan dari berbagai pihak kepada Payung Teduh karena telah melanggar hak cipta tersebut.

10. Sang Vokalis pun Hengkang
Sang Vokalis pun Hengkang
http://www.viva.co.id/showbiz/musik/977875-is-sang-vokalis-hengkang-dari-payung-teduh

Ya, Akad memang begitu populer hingga dibuat dengan banyak versi. Oleh sebab itu pula Payung Teduh tidak henti-hentinya tur dari kota ke kota lain. Bahkan menurut penuturan dari Is, mereka bisa manggung lima belas kali dalam sebulan. Kelelahan, kesibukan masing-masing, hingga renggangnya komunikasi dari para personil yang memutuskan dirinya untuk hengkang.

Meskipun Payung Teduh telah kehilangan satu personilnya, namun Comi tidak membenarkan bila mereka bubar. Walau bagaimanapun, Peneduh pasti akan sangat merindukan momen-momen kebersamaan mereka, bukan? (ind)

Lanjut membaca lebih mudah dengan mengunduh Aplikasi Kwikku
1 tahun 6 bulan lalu
0
Boost!
Bagikan


SARAN DARI DISCOVER
Tren yang Akan Terjadi Pasca Film Dilan 1990 Tayang
Jual Produk Seharga Rumah dan Mobil, Brand Fashion Dunia ini Bertahan Hingga Kini
Cerita Ibunda Iqbaal Anaknya Dapat Hadiah iPhone Sampai Vanesha Diberi Surprise TTS Oleh Penggemar
Pada Ngomongin Dilan! Apa sih yang Buat Para Cewek Jatuh Hati Padanya?
Debut Jadi Pemeran Utama, Aura Kasih Sempat Mikir Dua Kali Perankan Arini
Es Mambo Masa Kini, Sajikan Rasa Susu Ultra Sampai Milo. Segarnya Bukan Main!
Dijual Mahal, 5 Fashion Item Brand Ternama Ini Mirip Barang Murah
Gala Premier Dilan 1990 Digelar, Penggemar Padati Gedung. Begini Potret Meriahnya!
Gala Premiere Film #TemanTapiMenikah Sukses Digelar, Adipati dan Vanesha Malah Nangis. Kenapa?
Iqbaal dan Vanesha Rasakan Baper Satu Sama Lain Usai Jalani Syuting
Potret Ganteng Gusti Rayhan, Yang Sempat Akan Perankan Dilan
Bawaannya Bikin Ketawa, 5 Kuliner Khas Indonesia Ini Memiliki Nama yang Bisa Bikin Kamu Mikir 2 Kali