Konsep Idol Dari Zaman Samurai Hingga Zaman Now

Konsep Idol Dari Zaman Samurai Hingga Zaman Now - Fey Anca yang,kamu,kesankan,saat,idol,girl,bawa-bawa,pedang,menari,dengan,gaun,indah,kawaiii,belum,tentu,gaess,karena,boleh,jadi,setelahnya,nyawa,kamu,melayang
Apa yang kamu kesankan, saat Idol Girl bawa-bawa pedang, menari, dengan gaun indah? Kawaiii? Belum tentu gaess, karena boleh jadi setelahnya nyawa kamu melayang.

Jadi idol itu ga gampang. Ga juga cuma modal tampang. Kalau kamu pernah nonton film Memoir of Geisha, tentang kerja keras wanita dengan paras biasa menjadi mempesona, adalah cerita tentang bagaimana membentuk seorang idol.

Kalau om Hanung bilang artis wanita zaman now cuma modal tampang jadi, kita ngerti itu mah sekedar gremeng, yang nyepelein arena sesungguhnya di balik layar para idol. Dari sejarah penuh darah, menjadi sejarah penuh pelecehan. Kisah para idola itu ga pernah sebagus yang kamu lihat.

Dari Izumo Okuni ke Momoe Yamaguchi lalu ke Morning Musume, Dari Morning Musume ke AKB48. Dari AKB48 ke JKT 48, Idol terus dikonsep untuk memuaskan kegembiraan khalayak.

1. Idol Okuni vs Para Samurai Tokugawa

Okuni adalah mantan miko atau pendeta wanita yang hidup di era Sengoku hingga Edo Tokugawa (abad 16-17). Demi meneruskan jalan pencerahan budhisme nya, dia ajarkan para wanita pinggiran, para pelacur, keahlian menari dan menyanyi dalam kelompok yang kelak dikenal sebagai kabuki mono.

Dapat dikatakan bahwa kabuki dari Okuni ini merupakan awal dari konsep idola di Jepang.

Sayangnya, para samurai memanfaatkan konsep kabuki Okuni untuk membunuh lawan-lawannya. Bagai kisah Ronggeng Gunung di Garut Selatan, para wanita yang menari adalah tentara yang menyamar, yang menyembunyikan pisau pembunuh. Saat targetnya lengah karena terpesona tarian, idol-idol itu lalu membunuhnya.

2. Pop Idol Era Foto Di Dompet

Coba kamu tanyakan ke papi atau kakek kamu, dulu pernah simpen foto cewek artis cakep ga di dompetnya? Jika mereka bilang tidak, itu artinya iya banget, mereka cuma malu mengakuinya.

Well, siapa foto idol yang paling banyak disimpen di era 70-80 an, ada banyak nama sejak Momoe Yamaguchi, Seiko Matsuda, Mayumi Itsuwa yang juga terkenal di Indonesia dengan lagu Kokoro no Tomo, hingga ke Noriko Sakai yang gambarnya nyebar di buku Teka Teki Silang, atau di sampul belakang komik Petruk dan Gareng.

Kenapa foto idol Jepang bisa ada di buku TTS segala? Ya apalagi kalau bukan untuk digunting dan disimpen di dompet.

3. Speed, Idol Group "Teknis" Terakhir

Kalau boleh sesumbar siapa yang lahirkan idol group di abad 21, jawabannya Pink Lady yang mecahkan banyak rekor penjualan lagu. Lalu siapa yang mengakhiri era Idol Group, jawabannya adalah Speed.

Speed merupakan idol group generik yang dibentuk para talent dan produser tahun 96 untuk jadi jawaban Jepang pada meledaknya fenomena Spice Girl dari Inggris.

Sayangnya karir Speed tidak sesukses Spice Girl, sehingga konsep Idol lambat laun dirubah.

Muda, cover foto, pin up girl, penuh talenta secara teknik, jago akting, tidak lagi menarik perhatian Produser. Para talent scouter pun tidak lagi disebar ke seantero negeri ke sekolah-sekolah khusus akting dan nyanyi. Coba pencarian idol gaya baru. Jangan talent scout yang cari idola, kebalikannya justru mereka yang mau jadi idola yang datangi talent scout. .Dimulailah era Audisi dan Kelulusan.

4. Era Menyedihkan Idol Audisi

Saat itu, musikus Tsunku sedang cari vokalis wanita untuk Band nya. Daripada pusing cari di karokean dia sebar dah undangan audisi. Voila ternyata yang daftar bejubel. Nah satu nama terpilih, cerita selesai.

Eh.. tapi para finalisnya sayang dibuang. Akhirnya terbentuklah group idol wanita Morning Musume, yang dijanjikan rekaman asal bisa jualan lagu 5000 keping secara indie.

Penjualan sukses, Morning Musume rekaman, sukses lagi, rekaman lagi, meledak ke seantero negeri. Lalu tambahkan personel lain, meledak, satu personel mundur, audisi yang lainnya, ada lagi yang mundur, audisi lagi.. begitu seterusnya bagai sel membelah diri. Ada sel mati, ada sel yang gantikan.

Sayangnya, konsep audisi ini memberikan mimpi buruk mengerikan untuk mereka yang ikut audisi. Tidak jarang gadis-gadis muda kontestan ada merasa stress, jelek, pikun, melihat ada yang lolos atau diloloskan ternyata "biasa aja".

Para fans pun ikut menilai, harusnya Yu Kikkawa yang gantikan tempat Miki Fujimoto, harusnya Mano Erina masuk line up utama, harusnya produser tidak jual tubuh idol-idolnya ke para bos nanti nasibnya bagai Rina Nakanishi, harusnya tim talent Momoclo bisa perbaiki kualitas vokal sumbang tim, dan seterusnya. Bising gaess, bising.

Idol audisi telah mengalami banyak hal buruk, yang tidak seindah kelihatannya. Masa edar nya pun lebih sempit dari aktris idol yang lebih teknis.

Tapi, jangan sampai berhenti mendukung idol mu. Mereka tidak butuh politik, mereka butuh perhatian dan kesuksesan.***


Lanjut membaca lebih mudah dengan mengunduh Aplikasi Kwikku
5 bulan 5 hari lalu
0
Boost!
Bagikan


Loading...
SARAN DARI DISCOVER
Cerita Ibunda Iqbaal Anaknya Dapat Hadiah iPhone Sampai Vanesha Diberi Surprise TTS Oleh Penggemar
Debo Andryos Gabung Dengan Geng Motor Saat Gala Premiere Dilan 1990 di Bandung! Mirip Dilan?
7 Ucapan Kocak 'Selamat Hari Raya Idul Fitri Ini' Bikin Mules Perut Kalian Lo Gaess
Deretan Meme Kocak Registrasi Ulang Kartu SIM Yang Paling Viral
5 Makna Tersembunyi Logo HUT RI Ke 72! Pasti Nggak Nyangka Deh!
Kendarai CB100 Demi Peran, Iqbal Dhiafakhri Jadi Tertarik Beneran!
Iseng Banget! Begini Jadinya Bila Dinosaurus Di Jurassic Park Diganti Kucing
Kocak! Kelaukan 8 Bocah Ini Bikin Ortu Mati Gaya!
Sebelum di Film Dilan 1990, Iqbaal Sempat Diincar Ernest Main di Film Ngenest
Main Film Dilan 1990, Iqbaal Dapat Dukungan Dari Teman-temannya di Amerika
Setya Novanto Alami Kecelakaan, Deretan Meme dari Netizen Ini Mengocok Perut
Terungkap! Ini Alasan Vanesha Prescilla Dekat Dengan Kang Adi (Pati)