Gyta N Menulis artikel
@gytaaa

8 Hal Kebetulan Langka yang Mungkin Nggak Bakal Terjadi Lagi

8 Hal Kebetulan Langka yang Mungkin Nggak Bakal Terjadi Lagi
Kebetulannya bikin greget!

Kebetulan emang kejadian yang menarik, meskipun sebagian orang tidak percaya dengan adanya kebetulan. Seperti 8 kejadian yang ada di bawah ini, yang mungkin takkan lagi terulang. Yuk simak!

1. Terhindar dari bencana

Kwikku, Terhindar dari bencana
Sumber: guff.com

Yang punya mobil beruntung banget nih, ada pohon roboh tapi nggak kena sama mobil, padahal jaraknya dikiiit lagi. Kebetulan warna mobilnya hijau, udah kayak "Sesama hijau dilarang menyakiti”.

2. Garis ombak

Kwikku, Garis ombak
Sumber: guff.com

Anjing ini punya garis putih di lehernya, dengan momen yang tepat, dia kayak menyatu dengan ombak!

3. Capung yang hinggap

Kwikku, Capung yang hinggap
Sumber: guff.com

Orang ini punya tato capung di kakinya, lalu serta merta ada capung beneran yang bertengger juga di kakinya. Kebetulan ya! Tapi kok capungnya saling membelakangi kayak sedang marahan? Mungkin capung yang datang sadar kalau capung yang itu palsu, guys. . . hiks.

4. Waktu yang sama

Kwikku, Waktu yang sama
Sumber: guff.com

Pelari ini punya rangkaian nomor peserta yang sama dengan durasi dia lari, lho. Wow! Kok bisa? Eh ternyata dia emang sengaja melambat-lambatkan larinya biar sama kayak nomor peserta. . . .

5. Truk yang berdampingan

Kwikku, Truk yang berdampingan
Sumber: guff.com

Kebayang nggak sih kalau nama kamu bisa dibikin dari dua truk yang berdampingan. Seperti nama Taylor Swift ini! Wah, kayaknya bagus juga buatkonsep promosi album baru.

6. Pemandangan yang indah!

Kwikku, Pemandangan yang indah
Sumber: guff.com

Ketika alam dan truk menyajikan pemandangan yang sama. Di situ kita merasa takjub.

7. Tabrakan peluru

Kwikku, Tabrakan peluru
Sumber: guff.com

Ketika peluru menembus peluru lain. Mungkin itulah bagaimana anak peluru dilahirkan.

8. Burung flamingo

Kwikku, Burung flamingo
Sumber: guff.com

Yang ini nggak kalah cakepnya. Tampak di sebuah daratan yang tentram, segerombolan burung flamingo membuat formasi yang membentuk mereka sendiri. Bagaimana bisa mereka melakukan itu? Bagaimana mereka saling berkomunikasi? Apakah itu ketidak-sengajaan? Atau buah dari rencana yang matang? Hmm. . .

0
0 none
Komentar