Pejuang Kwikku Menulis artikel
@pejuangkwikku

Operasi Zebra Besar-besaran Menelan Korban Jiwa

Operasi Zebra Besar-besaran Menelan Korban Jiwa

Kemarin aku terjebak kemacetan di siang menyengat. Ternyata ada razia. Mau balik atau muter gak bisa, karena di belakangku satu arah dan sudah sangat macet. Polisi juga sudah melihatku, maka pelan-pelan aku maju ngikuti arus. Orang-orang pada melihatiku. Sorot mata mereka macam-macam maknanya. Ada yang kasihan dan ada juga tatapan sinis. 


Aku sadar, hanya aku yang saat itu gak pake helm. Surat-surat yang kubawa juga cuma KTP, kaerna kebetulan tadi berangkat kerja tergesa-gesa. Antrian panjang para pengendara. Sungguh menyiksa karena mereka ditanya surat-surat kendaraan satu persatu.


<[kwik-adsinhere]>

Sampai akhirnya giliranku tiba. Seorang Polisi menatap tajam, sorot mata pak polisi seperti keheranan melihatku. Dia berkata pelan : 


"Ngapain di sini?


"Bapak kenal saya?” Kataku. 


"Sudah sana. Lanjut jalan. . . ” Katanya. 


Wah lega hatiku. Jangankan ditilang, malahan aku ngga diapa-apa kan. Kulihat antrian masih panjang. Sambil mengingat-ingat siapa polisi yang menyapaku tadi. Kukayuh pelan-pelan sepedaku. . . .


Tamat


Gambar hanya ilustrasi

0
0 none
Komentar (1)