Ifa Alif Menulis artikel
@ifaalifk

Detik untuk Mengingatmu...

Detik untuk Mengingatmu

Aku tertegun, di tahap menapaki malam.

Melamun, ditiap detik dingin yang mulai mengancam.

Ku urai sedikit kabut yang menyelimuti,

<[kwik-adsinhere]>

agar ku mampu mengingat wajah itu dalam memori.

Tersentak dalam diam yang membalut,

Terasa gelap malam menerpaku hanyut,

Tidakkah kau ingin mnatapku sejenak?

Tidakkah kau tau ku ingin liat senyummu yang begitu lunak.

Yang semakin terasa memburam dalam benak.

Apakah kau sadar hati ini membeku?

Hingga buatku dingin serupa salju.

Ingatkan Aku tentang senyum saat bersamamu.

Yang mungkin terlupa saat nanti kau enggan untuk menyapaku.

Jika kelak kau beranjak pergi,

dan disaat waktu menyadarkan kau kembali.

Ku pastikan aku tak akan ada lagi di sini.

Inilah detik-detik yang sangat berharga.

Detik yang mengusik, mengingatmu ISTIMEWA.

Kwikku, 7 Februari 2011

0
0 none
Komentar