Telah Selesai
0 Disukai
288 Dibaca

Obeng Kembang; Primordialisme dan Luka Tanah Rantau

Penulis : Dafriansyah Putra
Favorit
QR Code
Bagikan
Blurb
Apa jadinya jika di tanah rantau yang terasing kamu bertemu dengan orang yang ternyata sekampung denganmu? Tentu akan terasa ada kedekatan emosional, bahkan tak ayal akan menjadikannya dansanak senasib-seperjuangan.

Kisah Ambo, seorang perantau Minang yang kuat menganut prinsip bahwa orang sekampung yang seperantauan dengannya adalah saudara. Sehingga, Ambo yang membuka servis elektronik di rumahnya akan menunjukkan sikap dengan tidak mau menerima bayaran setiap kali servis jika yang datang padanya adalah "urang awak".

Namun, hal itu ditentang Mina, sang istri, sebab kebutuhan hidup dan biaya sekolah putri semata wayang mereka semata dengan mengandalkan usaha servis. Mina menganggap suaminya terlalu picik dalam mencintai adat pun memaknai hakikat persaudaraan.

Untuk mencukupi kebutuhan, terlebih setelah mereka terikat utang, petualangan Ambo melawan kerasnya tanah rantau pun terjadi. Mulai dari bekerja di toko kain milik sahabat lamanya hingga bekerja di rumah makan yang malah membuatnya terperangkap dalam sebuah misi jahat: mencuri resep masakan. Bahkan perbedaan prinsip dengan sang istri pun menjadi aral tersendiri di rumah tangga mereka.

Berhasilkah Ambo menjaga penyamarannya demi mencuri rahasia rasa? Bagaimana Ambo kemudian memaknai adat Minangkabau yang selama ini senantiasa direngkuh-dirangkul dalam setiap langkah kehidupannya?

Amati kisah "Obeng Kembang" dalam primordialisme dan luka tanah rantau.
Tokoh Utama
Ambo
Mina
Rantih
Sadad
Amaik
Fajri
Jamal
Jabia
Nayla
Rekomendasi