Genre → Aksi Sedang Berlangsung
Kepada Luka Yang Menjadikanmu Dendam
Mulai membaca
Blurb
Tujuh tahun silam pernah terjadi penghakiman di tanah kelahiranku. Malam itu, seorang Ibu sekaligus Istri terbunuh diatas ranjangnya dengan bekas gorokan panjang dileher, Matanya terbelak ngeri seolah sakit itu tak pernah kunjung pulih. Ia Mamakku. Seperkian menit kemudian, datanglah sesosok tubuh tegap disertai bunyi kelontang dan keluh duka susul-menyusul. Masih disuasana yang sama, sesosok itu didudukkan didepan jasad Istrinya yang telanjang bersimbah darah, aku tahu ia marah namun didetik selanjutnya timah panas lengkap dengan guntur pilunya berhasil meremukkan kepala Bapakku. Dengan itu penghakiman yang sesungguhnya baru saja dimulai.
-
Belum sampai azan Isyak berdentang dikaki-kaki langit. Datanglah dua truk penuh orang beseragam taktis, disabuknya tergantung pisau sembelih dan Jericho 941 berwarna gelap. Sayang seribu sayang, takdir kini menjadi begitu menyebalkan. Ada belasan lusin kepala yang tergeletak ditanah mewakili tubuh tuannya. Gadis-gadis berteriak ramai disemak-semak, sedang sekumpulan orang menyiksanya dengan melepaskan celana. Penghakiman itu tidak benar berakhir dalam lima atau enam jam. Pertunjukan itu berjalan semalaman, dan ditutup dengan orkresta jasad dalam liang sebesar lapangan berhias tubuh-tubuh tak berdosa.
-
Satu bocah kecil mengintip seluruh peristiwa tersebut dari celah papan lemari kayu. Itu Aku. Dan Luka, harusnya menjadi lazim berbunga dendam.
Tokoh Utama
Ranjanu
Sanna Larasati
Naradiksa
Said Meso
Rating
0
0
0
0
0
0
Total 0
Kamu harus masuk terlebih dahulu untuk mengirimkan ulasan, Masuk
Belum ada Ulasan
Disukai
76
Dibaca
3.9k
Tentang Penulis
Deny Pamungkas
Temui saya di Instagram: _denypm
Bergabung sejak 2020-01-01
Telah diikuti oleh 306 pengguna
Sudah memublikasikan 1 karya
Menulis lebih dari 56,862 kata
Rekomendasi