Sedang Berlangsung
0 Disukai
251 Dibaca

Hepta-Hepti Merantau Sebelum Dilayarkan

Penulis : Halvika Padma
Favorit
QR Code
Bagikan
Blurb
Ismail baru saja dipecat dari pekerjaannya di rumah makan padang milik mamaknya sendiri. Sementara itu Karta, teman kontrakannya, baru saja ditawarkan menjadi pemeran utama dalam sebuah film laga. Hari ini film itu kita kenal dengan judul "Merantau". Seharusnya Kartalah yang berhak mendapatkan peran yang diperankan oleh Iko Uwais di dalam film itu. Namun karena ulah Ismail, ia gagal. Ismail mengajak Karta untuk berguru di kampung halamannya. Katanya, banyak tuo-tuo silek yang bisa dijadikan guru. Sesampainya di kampung Ismail, tuo-tuo silek yang diceritakan Ismail itu semuanya sudah meninggal dan tak ada lagi penerus setelah itu. Beberapa perguruan yang ia ketahui eksis sebelum ia berangkat merantau, sekarang sudah beralih fungsi. Bahkan perguruan Ismail sendiri juga telah beralih fungsi menjadi depot isi ulang air minum. Ismail bingung akan mengajarkan Karta kepada siapa. Namun peristiwa-peristiwa yang dialaminya selama di kampung membuat orang-orang mempercayainya untuk membuka sasaran silat. Kemampuannya bersilat sudah layak untuk menyandang gelar pendekar. Tetapi Ismail tidak ingin. Ia tidak ada rencana untuk menetap di kampung halaman. Baginya hidup di rantau lebih menyenangkan karena menawarkan kekayaan yang menjadi ukuran seorang lelaki Minang untuk dihargai.
Tokoh Utama
Ismail
Karta
Rekomendasi