Apakah kamu akan memberikan Novel ke ?
Berikan Novel ini kepada temanmu
Masukan nama pengguna
Blurb
Di sebuah hutan yang luas, seekor burung Pipit tumbuh bersama keluarganya di sebuah pohon besar, bernama Banyan. Namun, kedamaian itu perlahan runtuh ketika sekawanan burung Elang datang dengan semangat penjajah, untuk menguasai Pohon Banyan milik pipit. Sarang pipit dihancurkan, wilayah hutan berubah menjadi medan peperangan, dan suara kicauan berganti menjadi teriakan dan tangisan.
Seekor Gagak menyaksikan semuanya dari awal. Ia, yang sejak lama tinggal di pohon yang sama dengan pipit, berada di antara dua pilihan: membela Pipit sahabatnya, ataukah menyelamatkan dirinya sendiri di bawah perlindungan Elang yang kuat?
Ketika Elang semakin mendominasi langit, burung Pipit harus menentukan satu hal: memilih menyerah pada kekuatan yang jelas lebih besar, atau berani memperjuangkan hak dasar mereka untuk melanjutkan hidup.
Seekor Gagak menyaksikan semuanya dari awal. Ia, yang sejak lama tinggal di pohon yang sama dengan pipit, berada di antara dua pilihan: membela Pipit sahabatnya, ataukah menyelamatkan dirinya sendiri di bawah perlindungan Elang yang kuat?
Ketika Elang semakin mendominasi langit, burung Pipit harus menentukan satu hal: memilih menyerah pada kekuatan yang jelas lebih besar, atau berani memperjuangkan hak dasar mereka untuk melanjutkan hidup.
Tokoh Utama
ZARIA
THAROS
ZHANAN
SORATH
TOPH
IROH
TALA
KAEL
KOA
Ulasan kamu
Ulasan kamu akan ditampilkan untuk publik, sedangkan bintang hanya dapat dilihat oleh penulis
Apakah kamu akan menghapus ulasanmu?
Kamu harus masuk terlebih dahulu untuk mengirimkan ulasan, Masuk
Tidak sekadar menghadirkan pertarungan si lemah (burung pipit) dan si kuat (burung elang), tetapi membangun sebuah dunia melalui oposisi biner: tertindas dan berkuasa. Dalam perspektif Claude Lévi-Strauss, pertentangan semacam itu menjadi struktur tersembunyi yang menggerakkan makna cerita. Kehadiran burung gagak membuat oposisi tersebut menjadi lebih kompleks karena ia berdiri di wilayah antara dua kekuatan yang berlawanan. Jika dibaca melalui kaca pembesar teori Vladimir Propp, perjalanan para tokohnya memperlihatkan fungsi naratif yang mengubah konflik sederhana menjadi rangkaian tindakan, ujian, pilihan, dan konsekuensi. Hutan dalam novel ini akhirnya bukan hanya latar, melainkan miniatur masyarakat tempat kekuasaan, perlawanan, dan ambiguitas moral dipertarungkan. Klasik dan lumrah apa adanya dunia fabel. Hutan dan pohon sebagai makna rumah bagi satwa tampil apa adanya, bahkan sejak awal cerita.
Disukai
25
Dibaca
648
Tentang Penulis
Sancka Stella
-
Bergabung sejak 2024-10-05
Telah diikuti oleh 216 pengguna
Sudah memublikasikan 3 karya
Menulis lebih dari 77,435 kata pada novel
Rekomendasi dari Fantasi
Novel
BANYAN
Sancka Stella
Novel
Return Of The Pro Gamer: Trapped In Eternal Dusk
Moh.Hardiyansah
Novel
Planet Bluetaria And The Core
Razza
Novel
Sang Peniru Part 2: Dua Jiwa Elemental
Ariaria
Novel
Yang Hilang dari Kita
Nada Azka Maulida
Novel
Bulan Senja Merah
Maghfira Izani
Novel
Manggalayuda (Sengkelat)
Hermawan
Novel
The Fates Divide
Mizan Publishing
Novel
Fantasteen Gamers
Mizan Publishing
Novel
Sangkara Dahana: Siasat Senyap Dua Mahkota
Imaduddin Badrawi
Novel
Lelaki Berpayung Merah
Penulis N
Novel
Arkhana
Amila Fitriati Mardhatillah
Novel
HESTER
Djan Elara
Novel
The Day I Disappear
Astri Anggraeni
Novel
Sinar Fajar Hitam
Ganik
Rekomendasi